Daerah  

Jaga Keselematan Pemudik, Dishub Kota Banda Aceh Optimalkan Ramp Check

Petugas Dishub Kota Banda Aceh melakukan ramp check kendaraan angkutan umum di terminal L-300 Lueng Bata Banda Aceh untuk kesiapan mudik Idul Fitri 1444 H, Jumat (14/4/2023) malam. FOTO/ DISHUB KOTA BANDA ACEH

Kabarnanggroe.com, Banda Aceh – Demi menjaga keselamatan pemudik pada lebaran 1444 H, Tim gabungan dari Dinas Perhubungan (Dishub) Aceh dan Dishub Kota Banda Aceh melakukan ramp check kendaraan angkutan umum di Terminal L-300 Lueng Bata Banda Aceh untuk kesiapan mudik idul fitri 1444 H.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Banda Aceh, Wahyudi, SSTP, MSi, mengatakan kegiatan ramp check ini dilakukan untuk memastikan kelayakan kendaraan angkutan umum yang digunakan para pemudik menjelang lebaran mendatang.

“SPM dan ramp check ini memang kegiatan rutin yang setiap tahun kami gelar untuk menunjang kesiapan angkutan lebaran,” kata Wahyudi di Banda Aceh, Jumat (14/4/2023).

Ia juga mengatakan, jika tahun ini pada kegiatan ramp check juga akan melibatkan Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Banda Aceh dan juga direktorat anti narkoba, dengan tujuan memastikan sopir angkutan tidak dalam sedang pengaruh obat-obatan terlarang yang bisa membahayakan nyawa pemudik.

“Jadi dari ramp check rutin ini kita ingin pastikan sopir angkutan yang melayani perjalan pemudik dalam kondisi baik, artinya tidak dalam pengaruh narkoba yang tentu saja membahayakan nyawa penumpang, meskipun pada hari biasa juga kita lakukan pengecekan itu,” katanya.

Selain itu, menurut Wahyudi, petugas melakukan pengecekan mulai dari surat kendaraan hingga kondisi kendaraan laik jalan atau tidak. Beberapa di antaranya seperti lampu, wiper, kondisi ban, mesin, maupun surat kendaraan hingga masa aktif uji kendaraan bermotor atau KIR.

“Kalau hasil pemeriksaan memenuhi syarat, maka kami rekomendasikan laik jalan. Tapi kalau hasil pemeriksaan tidak memenuhi syarat, maka kami membuat catatan untuk diperbaiki atau tidak boleh jalan,” ungkap dia.

Ia menyebut pemeriksaan kendaraan tersebut dilakukan di Terminal L-300 Lueng Bata dan Terminal Tipe A Batoh, Banda Aceh. Pemeriksaan ini akan berlangsung selama tujuh hari.

Sejauh ini, lanjut Wahyudi, pihaknya tidak menemukan kendaraan yang tidak layak jalan. Semua kendaraan AKDP yang sudah diperiksa dinyatakan layak jalan, namun ada beberapa di antaranya dengan catatan perbaikan seperti lampu sein, lampu rem, dan lainnya.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Banda Aceh, Wahyudi, SSTP, MSi

“Ada juga seperti KIR sudah habis masa berlaku, jadi sedang dalam proses pengurusan perpanjangan, artinya ini kita beri rekomendasi perbaiki. Kalau yang tidak laik jalan itu belum ada, karena kalau yang ini memang tidak punya surat apapun,” ujarnya.

Untuk saat ini, armada AKDP di Aceh sekitar 5.000 unit lebih. Angkutan ini yang melayani rute perjalanan seluruh wilayah Aceh, mulai kawasan timur, tengah, hingga barat selatan Aceh. Wahyudi juga mengatakan kenyamanan dan keamanan masyarakat saat mudik lebaran menjadi yang utama. Pemeriksaan kelayakan laik jalan bagi kendaraan memang menjadi kegiatan rutin yang terus dilakukan menjelang mudik lebaran Idulfitri maupun Iduladha.

“Kami ingin memberi kenyamanan kepada penumpang, layak atau tidak kendaraan itu jalan, tentu ini perlu dicek, karena kami ingin menghadirkan pelayanan yang baik kepada masyarakat agar mudik aman dan nyaman,” kata Wahyudi.

Ia juga mengingatkan kepada seluruh pengemudi agar benar-benar memperhatikan kondisi kendaraan saat membawa penumpang. Karena semua yang mudik, tentu ingin sampai ke kampung halaman dalam kondisi selamat, tanpa kejadian apapun. “Cek semua kesiapan kendaraan sebelum jalan. Berikan kenyamanan mudik Idul Fitri kepada penumpang,” pungkasnya.(AMZ)