Kabarnanggroe.com, Kota Jantho – Harga daging sapi di Pasar Induk Lambaro Kecamatan Ingin Jaya Kabupaten Aceh Besar terus merangkak naik menjelang masuknya bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah. Saat ini harga daging tercatat mencapai Rp170 ribu per kilogram, setelah sebelumnya sempat berada di angka Rp160 ribu per kilogram.
Marzuki salah seorang pedagang daging di Pasar Induk Lambaro, mengatakan kenaikan harga sudah terjadi dalam beberapa hari terakhir dan diperkirakan masih akan berlanjut.
“Sekarang sudah Rp170 ribu per kilo. Kemarin masih Rp160 ribu. Kemungkinan beberapa hari ke depan bisa naik lagi sampai Rp180 ribu per kilo,” ujar Marzuki saat ditemui wartawan posaceh.com di lapaknya, Minggu (15/2/2026).
Menurutnya, kenaikan harga dipengaruhi oleh meningkatnya permintaan masyarakat menjelang tradisi meugang dan persiapan Ramadhan. Tradisi meugang sendiri merupakan kebiasaan masyarakat Aceh membeli dan memasak daging sehari sebelum memasuki bulan puasa maupun hari besar keagamaan.

Salah seorang pembeli, Lidyawati (47), mengaku tetap membeli daging meski harga sudah tergolong mahal. Ia mengatakan pembelian tersebut sebagai bagian dari persiapan menyambut meugang dan Ramadhan.
“Saya beli sekarang untuk persiapan meugang dan Ramadhan. Tapi harga hari ini sudah tergolong mahal untuk dibeli,” kata Lidya.
Meski harga daging mengalami lonjakan, sejumlah kebutuhan pokok lainnya di pasar tersebut masih terpantau stabil. Amar, pemilik kedai sembako di kawasan pasar, menyebutkan beberapa komoditas masih dijual dengan harga normal.
“Untuk gula masih Rp18 ribu per kilo, cabai merah Rp35 ribu, bawang merah Rp35 ribu, tomat Rp18 ribu, dan kentang Rp12 ribu per kilo. Sejauh ini belum ada kenaikan,” jelas Amar.

Ia berharap harga dari tingkat grosir tetap stabil agar harga di tingkat eceran tidak ikut melonjak menjelang Ramadhan.
Para pedagang dan pembeli pun berharap pemerintah dapat melakukan langkah antisipatif guna menjaga kestabilan harga, terutama untuk komoditas utama seperti daging yang menjadi kebutuhan penting masyarakat Aceh dalam menyambut tradisi keagamaan.(Zal)






