Kabarnanggroe.com, Kutacane – Bupati Aceh Tenggara H. M. Salim Fakhry mendampingi Menteri Pekerjaan Umum (PU) Republik Indonesia, Ir. Dody Hanggodo, MPE., melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Aceh Tenggara, untuk meninjau langsung sejumlah infrastruktur yang rusak akibat banjir, Minggu (11/1/2026).
Kunjungan ini difokuskan pada peninjauan jembatan yang diusulkan Pemerintah Kabupaten Aceh Tenggara serta melihat progres penanganan tanggap bencana yang dilaksanakan oleh Balai Wilayah Sungai (BWS) dan instansi teknis terkait.
Menteri PU Dody Hanggodo mengatakan, kunjungan tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah pusat untuk mempercepat pembangunan kembali infrastruktur yang roboh dan rusak akibat banjir.
“Ini adalah bentuk komitmen pemerintah pusat agar konstruksi yang rusak, khususnya jembatan akibat banjir, bisa segera dibangun kembali. Akses jalan ini sangat penting karena menjadi penghubung antar kecamatan,” kata Dody.
Ia menegaskan pembangunan jembatan akan dirancang dengan desain yang lebih baik dan tahan terhadap potensi bencana, agar kejadian serupa tidak kembali terulang.
“Kita upayakan pembangunan bisa selesai dalam waktu tiga hingga empat bulan. Kami juga akan terus melakukan kunjungan untuk memastikan progres pembangunan berjalan sesuai rencana,” ujarnya.
Selain jembatan, Menteri PU juga menyoroti keberadaan Puskesmas Perawatan Jambur Laklak kecamatan Ketambe yang berada di wilayah rawan banjir.
Ia menyampaikan rencana relokasi puskesmas ke lokasi yang lebih aman agar pelayanan kesehatan masyarakat tidak terganggu saat terjadi bencana.
Sementara itu, Bupati Aceh Tenggara HM Salim Fakhry menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada pemerintah pusat atas perhatian dan dukungan yang diberikan kepada Aceh Tenggara.
“Ini merupakan bentuk kepedulian pemerintah pusat kepada daerah kami. Kami berharap tiga jembatan yang dikunjungi hari ini dapat segera selesai dibangun agar aktivitas masyarakat kembali normal pascabanjir,” kata Fakhry.
Menteri PU juga menegaskan bahwa seluruh kabupaten di Provinsi Aceh yang terdampak banjir harus mendapatkan penanganan infrastruktur secara cepat dan terukur, mengingat perannya yang vital bagi mobilitas dan perekonomian masyarakat.
Dalam kunjungan tersebut, Menteri PU bersama rombongan meninjau sejumlah lokasi yang berkaitan dengan rencana penanganan pasca banjir di Kabupaten Aceh Tenggara, yakni Pembangunan Jembatan Pante Dona, Jembatan Kuning, Pembangunan Jembatan Mbarung, Perbaikan jalan batas Gayo Lues–Aceh Tenggara menuju Kota Kutacane di Desa Jambur Laklak, Lokasi pembangunan baru (relokasi) Puskesmas Perawatan Jambur Laklak di Desa Lawe Penanggalan, Sungai Lawe Bulan di Desa Pulonas Baru.
Kunjungan tersebut turut dihadiri unsur Forkopimda, Sekretaris Daerah, Kepala BPJN beserta tim teknis, Kepala BWS beserta tim teknis, perwakilan HK, Ketua Majelis Adat Aceh (MAA), serta sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) teknis terkait.
Kunjungan ini bertujuan memastikan progres penanganan infrastruktur pascabanjir berjalan cepat dan langkah-langkah yang telah dilakukan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat Aceh Tenggara.(Ilyas)






