Kabarnanggroe.com, Banda Aceh – Klub kebanggaan rakyat Aceh, Persiraja Banda Aceh hanya mampu meredam keuletan tim PSAB Aceh Besar dengan skor akhir 3-1 di Lapangan AMLA, Lamteungoh, Kecamatan Ingin Jaya, Aceh Besar, Jumat (14/11/2025) sore.
Pertandingan yang dipimpin wasit Dihlis Sahputra dibantu dua hakim garis, Riandi dan Ayatul Fatar berlangsung alot dan sengit sejak kick-off babak pertama dalam durasi 2×40 menit.
Dibantu cuaca mendung, permainan kedua tim beda kasta ini berjalan berimbang, satu di Liga 2 dan satunya Liga 4, tetapi keduanya saling jual-beli serangan untuk menjebol gawang lawan masing-masing, tetapi sampai menit ke-14, tidak ada gol yang tercipta.
Hal itu terjadi, setelah sebuah kesalahan yang dilakukan pemain jangkar PSAB, Luthfi Fauzi di daerahnya sendiri berhasil dimanfaatkan pemain Persiraja untuk menjebol gawang PSAB yang dikawal Nailul pada menit ke-15.
Pemain Persiraja, Mujahidin yang juga mantan PSAB berhasil melesatkan tendangan keras ke gawang tanpa bisa diantisipasi kiper Nailul dan skor berubah menjadi 1-0. Tetapi, begitu bola ditendang kembali di tengah lapangan, pemain PSAB mengambil inisiatif menggempur area pertahanan Persiraja.
Pemain Persiraja yang sudah unggul, lebih banyak melakukan serangan balik dengan permainan dalam tempo sedang. Sebaliknya, pemain PSAB yang dimotori Luthfi Fauzi, Ayi dan Feri Sandria, termasuk pemain sayap Ami terus merangsek area pertahanan Persiraja.

Pada menit ke-20, pemain PSAB, Nabil lolos dari sergapan pemain Persiraja, tetapi tendangannya berhasil diblok oleh pemain Persiraja, sehingga gagal lagi gempuran PSAB. Dua menit berselang, sebuah tendangan uji coba Luthfi Fauzi melambung di atas mistar gawang Persiraja.
Serangan dari sayap kerap gagal, akibat tendangan lemah atau tidak tepat sasaran ke depan gawang Persiraja, seperti yang dilakukan Samuel, umpan crossing keluar lapangan pada menit ke-29 dan menit ke-32, umpannya lemah, sehingga timnya yang sudah menunggu di depang gawang Persiraja, harus kembali turun.
Pelatih Persiraja, Akhyar Ilyas yang langsung memantau laga persahabatan ini sempat duduk dan berdiri menyaksikan anak asuhnya bertanding di lapangan, walaupun dikatakan sebagai uji coba atau juga latihan bersama ini.
Akhyar Ilyas tidak menurunkan pemain intinya, seperti striker Miftahul Hamdi atau Flynn Connor, termasuk Fitra Ridwan yang baru bergabung pada musim Liga 2 atau Championship 2025/2026 ini.
Sebaliknya, menurunkan sejumlah pemain lapis kedua Persiraja yang jarang bermain di Liga 2 Championship. Sehingga, pemain PSAB mampu memberi perlawanan sengit dengan bermain ngotot, seperti Luthfi Fauzi, Ayi dan juga Aples, serta Feri Sandria alias ‘Abu’ yang bertugas menggedor pertahanan Persiraja.
Persiraja sebenarnya memiliki sejumlah peluang jelang babak pertama berakhir, tetapi piawainya kiper PSAB, Nailul mengamankan gawangnya, dua tendangan pemain Persiraja berhasil dibloknya, termasuk saat satu pemain Persiraja berhadapan dengan Nailul yang bergerak cepat memblok bola, sehingga keluar lapangan.
Dua penyelamatan penting ini menjadikan kunci kemampuannya memberi semangat kepada pemain PSAB untuk terus menggedor area pertahanan Persiraja. Usaha pemain PSAB tidak sia-sia, melalui sebuah kemelut di depan gawang Persiraja, Feri Sandria berhasil menjebol gawang Persiraja pada menit ke-38, sehingga skor berubah menjadi 1-1.
Jelang laga berakhir, pemain PSAB tidak juga mengendurkan serangan dengan menerapkan bermain spartan, tidak memberi peluang pemain Persiraja menguasai bola, sehingga sejumlah kartu kuning dilayangkan dan sejumlah pemain Persiraja jatuh pada babak pertama ini. Tetapi, sampai wasit meniup pluit, skor tetap sama, 1-1.
Memasuki babak kedua, PSAB mengganti sejumlah pemain, termasuk kiper Marsel oleh pelatihnya, Rahmanuddin. Tetapi, pemain Persiraja telah merubah pola permainan dengan lebih banyak melakukan serangan ke area pertahanan, bahkan mengurung habis-habisan.
Alhasil, tidak butuh lama, hanya empat menit babak kedua berjalan, gawang PSAB yang dikawal Marsel kembali bobol untuk kedua kalinya, sehingga skor berubah menjadi 2-1 pada menit ke-44.
Unggul 2-1, pemain Persiraja semakin percaya diri untuk tetap menggempur PSAB dari berbagai sisi, bahkan dalam sejumlah perebutan bola, berhasil mengambil dari pemain PSAB yang tampil kurang percaya diri, berbeda dengan babak kedua.
Pelatih PSAB, Mukhlis Nakata bersama asistennya M Hidayat terus berteriak kepada pemain untuk membuka ruang melakukan serangan ke Persiraja, tetapi pemainnya tidak juga berhasil keluar dari tekanan Persiraja.
Pada babak kedua ini, kedua belah pihak tidak lagi melakoni laga keras, seperti babak pertama, sehingga pemain Persiraja lebih leluasa dalam mengepung PSAB dari berbagai sisi. Sehingga, hanya berselang 7 menit seusai gol, Persiraja kembali menambah pundi-pundi gol.
Gol terjadi seusai wasit memberi tendangan bebas di luar area kotak penalti PSAB dan pemain Persiraja yang melakukan tendangan keras membentur tembok salah seorang pemain PSAB, sehingga Marsel tidak mampu menjangkau bola yang mengarah ke sisi kirinya.
Melihal tersebut, pelatih PSAB Mukhlis Nakata mengganti sejumlah pemain, bagian dari rotasi pemain, terutama pemain PORA Aceh Besar, seperti Raisul, Fajar dan pemain lainnya, mengganti pemain senior, sehingga seluruh pemain yang hadir ikut bertanding melawan Persiraja.
Seusai pergantian ini, permainan tetap dikuasai Persiraja, hanya sesekali pemain PSAB melakukan serangan melalui umpan terobosan ke Faiz yang menjadi ujung tombak menggantikan Feri Sandria.
PSAB sebenarnya mendapat peluang melalui Faiz, tetapi dengan cepat dihalau kiper Persiraja sebelum disundulnya pada menit ke-56. Sejumlah umpah terobosan lainnya juga gagal, karena kiper Persiraja dengan cepat maju ke luar areanya untuk menghalau bola sebelum direbut pemain PSAB.
Dalam babak kedua ini, pemain Persiraja kerap terjatuh seusai adu bodi dengan pemain Persiraja. Salah seorang penonton sempat melontarkan kata-kata ‘kayak artis saja, sikit-sikit jatuh’.
Setelah terjadi pergantian pemain PSAB, tidak ada lagi gol yang terjadi, sehingga skor akhir 3-1 untuk Persiraja. Dengan hasil ini, maka PSAB sebenarnya sudah mampu mengimbangi permainan Persiraja, walau pemain lapis kedua.
Direncanakan, PSAB akan kembali melakukan uji coba dua kali lagi sebelum menghadapi Liga 4 Zona Aceh 2025/2026 yang akan segera bergulir pada bulan November ini.(Muh)






