Kabarnanggroe.com, ACEH BESAR – Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 6 Aceh Besar menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Montasik, Kabupaten Aceh Besar, Rabu, 14 Oktober 2026. Kegiatan ini menjadi momentum untuk mengenang perjalanan hidup Rasulullah SAW sekaligus meneladani akhlak dan nilai-nilai luhur yang beliau ajarkan dalam kehidupan sehari-hari.
Peringatan Maulid Nabi tersebut menghadirkan penceramah Tgk. Aminuddin Mahdi dari Luthu Lamweu, Sibreh, Kecamatan Sukamakmur, Aceh Besar. Dalam tausiahnya, ia menyampaikan kisah kehidupan Nabi Muhammad SAW, mulai dari perjuangan dakwah hingga berbagai keteladanan Rasulullah yang patut dijadikan pedoman oleh umat Islam.
Melalui ceramah tersebut, para peserta diajak untuk tidak sekadar memperingati Maulid Nabi sebagai kegiatan seremonial, tetapi juga menjadikannya sebagai sarana memperkuat kecintaan kepada Rasulullah SAW dengan mengamalkan ajaran dan meneladani akhlak beliau dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan beragama.
Kegiatan ini turut dihadiri Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Aceh, Drs. H. Azhari, M.Si., Kakankemenag Aceh Besar, H. Saifuddin, SE beserta ketua DWP, Hj, Yasmaidar, SE, beserta jajaran Kementerian Agama Kabupaten Aceh Besar. Ketua Komite Madrasah Eddi Shadiqin, S.H., yang juga merupakan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA), Camat Montasik Afrizal, S.E., unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Montasik, para kepala madrasah, serta tokoh masyarakat setempat.
Kehadiran unsur pemerintah, jajaran Kementerian Agama, komite madrasah, dan tokoh masyarakat tersebut mencerminkan dukungan bersama terhadap kegiatan keagamaan dan pembinaan karakter di lingkungan pendidikan madrasah.
Kepala MTsN 6 Aceh Besar, Nurzahronsyah, S.Ag., menyampaikan bahwa peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW menjadi momentum penting untuk menanamkan nilai-nilai keteladanan Rasulullah kepada seluruh warga madrasah.
“Melalui peringatan Maulid ini, kita berharap para siswa tidak hanya mengenal kisah kehidupan Rasulullah SAW, tetapi juga mampu meneladani akhlak beliau dalam kehidupan sehari-hari, baik dalam bersikap kepada guru, menghormati orang tua, maupun menjalin hubungan dengan sesama,” ujarnya saat menyampaikan sambutan.
Kepala MTsN 6 Aceh Besar, Nurzahronsyah, S.Ag., yang dilantik secara resmi pada 10 Januari 2024 oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Aceh Besar, H. Saifuddin, S.E., terus mengemban tanggung jawab dalam memimpin madrasah sebagai lembaga pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada pencapaian akademik, tetapi juga pembentukan karakter dan penguatan nilai-nilai keislaman peserta didik.
Rangkaian kegiatan ditutup dengan makan kenduri Maulid bersama setelah penyampaian ceramah. Tradisi kenduri tersebut menjadi bagian dari kebersamaan dan wujud syukur masyarakat dalam memperingati kelahiran Nabi Muhammad SAW, sekaligus mempererat hubungan silaturahmi di antara para tamu undangan dan seluruh peserta yang hadir.(Herman/*)
