All Eyes on Aceh: Jangan Sampai Ada “Beutong Ateuh” Selanjutnya

Kabarnanggroe.com, ACEH BESAR — Seruan All Eyes on Aceh menjadi pengingat untuk terus memperhatikan kondisi lingkungan di Aceh, termasuk kawasan Lamsujen, Aceh Besar. Kepedulian terhadap lingkungan dinilai penting agar kerusakan yang pernah terjadi di wilayah lain tidak kembali terulang.

Ketua HMP Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) UIN Ar-Raniry Banda Aceh, M. Rozan Afuw Ardana, mengingatkan agar masyarakat tidak membiarkan kejadian seperti di Beutong Ateuh kembali terjadi di wilayah Aceh lainnya.

“Jangan sampai ada Beutong Ateuh selanjutnya. Lamsujen harus terjaga dan juga seluruh daerah yang ada di Aceh,” ujar Rozan.

Lamsujen sendiri sebelumnya menjadi lokasi pelaksanaan Communication Care (Comcare) 2026 yang digelar HMP KPI UIN Ar-Raniry pada 11–12 September 2026. Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa juga ikut melakukan gotong royong bersama masyarakat sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan guna menanamkan rasa untuk menjaga.

Rozan berharap perhatian terhadap Lamsujen dan wilayah lainnya di Aceh dapat terus dijaga. Menurutnya, menjaga lingkungan bukan hanya menjadi tanggung jawab satu pihak, tetapi membutuhkan kepedulian bersama.

Semangat All Eyes on Aceh diharapkan tidak berhenti sebagai sebuah seruan, tetapi dapat diwujudkan melalui kepedulian dan tindakan nyata untuk menjaga lingkungan Aceh.(*)

Exit mobile version