Kabarnanggroe.com, Kota Jantho – Koperasi Desa/Gampong Merah Putih (KDMP) merupakan program nasional, inisiatif pemerintah Indonesia untuk mendirikan yang direncanakan akan didirikan di 80.000 lebih desa/kelurahan di Indonesia. Sebagai lembaga ekonomi yang berbasis gotong royong di tingkat gampong dengan fokus utamanya meningkatkan kesejahteraan petani/nelayan, menyediakan pupuk/sarana produksi, serta membebaskan warga dari rentenir.
Tidak ketinggalan, Koperasi Merah Putih juga telah terbentuk di gampong Lamtamot, kecamatan Lembah Seulawah, Aceh Besar dengan nama Koperasi Merah Putih Syariah. Saat ini Koperasi Merah Putih Syariah gampong Lamtamot mulai berdenyut yang diawali dengan menggelar Rapat Anggota (RAT) perdana koperasi merah putih syariah, berlangsung di gedung Aula Kantor Keuchik Gampong Lamtamot, Lembah Seulawah, Aceh Besar, Sabtu, (14/02/2026).
Rapat Anggota Koperasi Merah Putih Syariah Lamtamot yang dipimpin oleh Ketua Nukman, selain dihadiri oleh seluruh anggota, juga dihadiri oleh Baihaqi Keuchik gampong Lamtamot, Perwakilan Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Kecil dan Perdagangan Aceh Besar Rijal dan Amri, Babinsa Koramil Lembah Seulawah Abdul Mutaleb dan Babhinkantibmas Polsek Lembah Seulawah Saiful Bahri, Ketua MAA kecamatan Lembah Seulawah Muzakir Juned dan Ketua Tuha Peut Lamtamot Suryadi.
Baihaqi Keuchik Lamtamot dalam sambutannya mengajak seluruh warga untuk mendaftar sebagai anggota, karena program nasonal dari gagasan Bapak Presiden Prabowo ini bertujuan meningkatkan kesejahteraan rakyat, melalui lembaga KDMP.
“Kita patut bersyukur dengan hadirnya Koperasi Merah Putih ini yang merupakan program nasional yang digagas Bapak Prabowo Subianto. KDMP ini sebagai wadah ekonomi menjadi soko guru dalam perekonomian masyarakat, tentu pada gilurannya dapat meningkatkan kesejahteraan kita semua. Oleh karena itu, Saya berharap semua warga terdaftar sebagai anggota,” ucapnya.
Ia juga menjelaskan, bila KDMP ini nantinya telah beroperasi penuh, sesuai dengan petunjuk operasional, diharapkan semua warga yang pada umumnya berprofesi sebagai petani akan dapat memperoleh berbagi kebutuhan rumah tangga dan pertanian dari koperasi dengan harga terjangkau, termasuk modal kerja, melalui usaha simpan pinjam.
Sementara itu, pihak perwakilan Dinas Koperasi, UKM dan Perdagangan Aceh Besar pada kesempatan tersebut menyatakan siap membantu membantu dan mendukung kegiatan koperasi ini.
Sebagai soko guru ekonomi kerakyatan, tentu kita berharap kehadiran KDMP ini dapat meningkatkan kesejahteraan, dan memperkuat kemandirian pangan/ekonomi dari tingkat desa, khususnya bagi warga Gampong Lamteuba.(CBoy)






