Kabarnanggroe.com, Banda Aceh – Suasana lantai tiga Pasar Atjeh Baru, Kamis (12/3/2026), tampak berbeda dari hari biasa. Tawa dan wajah ceria ratusan anak yatim menghiasi pusat perbelanjaan yang bersebelahan dengan Masjid Raya Baiturrahman itu.
Mereka datang untuk memilih sendiri pakaian dan perlengkapan Lebaran yang diinginkan. Di tengah keceriaan tersebut, Wali Kota Banda Aceh Illiza Sa’aduddin Djamal bersama Wakil Wali Kota Afdhal Khalilullah terlihat berbaur hangat dengan anak-anak.
Sesekali, keduanya membantu memilihkan baju, sepatu, hingga perlengkapan Lebaran lainnya.
Bunda Illiza -sapaan akrab wali kota–bahkan tampak dengan sabar memilihkan busana untuk beberapa anak yatim. Senyum bahagia pun terpancar dari wajah anak-anak ketika menemukan pakaian yang mereka sukai.
Wakil wali kota Afdhal juga ikut mendampingi, berjalan dari satu toko ke toko lainnya bersama para yatim. Kegiatan tersebut menjadi hari pertama dari program belanja bersama anak yatim yang digelar Pemerintah Kota Banda Aceh selama empat hari ke depan.

Pada hari pertama, sekitar seratusan anak yatim dari Kecamatan Kuta Alam turut ambil bagian dalam kegiatan penuh kebahagiaan itu.
“Alhamdulillah hari ini hari pertama kami melaksanakan kegiatan belanja bersama para yatim di Pasar Atjeh. Per anak kita berikan Rp500 ribu untuk berbelanja kebutuhan Lebaran,” ujarnya.
Ia menjelaskan, kegiatan ini akan berlangsung hingga 17–18 Maret mendatang dengan total penerima sebanyak 1.150 anak yatim dari seluruh kecamatan di Kota Banda Aceh.
Menurutnya, program tersebut merupakan agenda rutin tahunan yang terus diperluas agar semakin banyak anak yatim yang dapat merasakan kebahagiaan Ramadan.
“Ini kegiatan rutin setiap tahun seperti tahun lalu, namun tahun ini jumlahnya bertambah. Mudah-mudahan tahun depan bisa jauh lebih besar lagi sehingga semakin banyak anak yatim yang bisa kita bahagiakan menyambut Idul fitri,” kata Illiza.

Ia juga mengajak masyarakat Kota Banda Aceh untuk ikut berpartisipasi menyantuni anak yatim. Salah satunya melalui gerakan menabung untuk anak yatim yang rencananya akan dibuka setiap 15 Ramadan.
“Mudah-mudahan seluruh masyarakat kota dapat ikut mendukung, terutama bagi yang mampu, dengan menyisihkan rezekinya untuk para yatim. Insyaallah jika kita lakukan bersama, tidak ada lagi anak yatim di Banda Aceh yang tidak tersantuni dengan baik,” ujarnya.
Menurut Illiza, kepedulian terhadap anak yatim merupakan amanah yang diajarkan dalam Islam. Karena itu ia berharap kegiatan tersebut dapat menjadi gerakan bersama masyarakat untuk menebar kepedulian dan kebahagiaan di bulan suci Ramadan.
Kegiatan itu turut dihadiri para asisten, kepala OPD, camat, serta ASN Pemerintah Kota Banda Aceh yang ikut mendampingi anak-anak yatim saat berbelanja.
Hadir pula Direktur Utama Perumdam Tirta Daroy Banda Aceh T Novizal Aiyub beserta jajaran yang juga ikut berbelanja bersama para yatim.
Di tengah hiruk-pikuk pasar, kebahagiaan anak-anak itu seakan menjadi pengingat bahwa Ramadan bukan hanya tentang menahan lapar dan dahaga, tetapi juga tentang berbagi kasih sayang kepada mereka yang membutuhkan.(Tamam)






