Daerah  

145 CPNS Golongan II dan III Ikuti Pelatihan Blended Learning

Pj Bupati Pidie, Wahyudi Adisiswanto, yang diwakili oleh Staf Ahli Bupati Bidang Keistimewaan Aceh, Kemasyarakatan dan SDM, Mauliza, bersama Kepala BKPSDM Pidie, Mulyadi Nurdin, dan turut dihadiri Kepala BPSDM Aceh, Syaridin, foto bersama usai pembukaan pelatihan dasar Blended Learning tahun 2023, di Aula Diklat BKPSDM Pidie. Senin (12/6/2023). FOTO/DOK PROKOPIM SETDAKAB PIDIE

Kabarnanggroe.com, Sigli – Sebanyak 145 orang peserta dari formasi tenaga kesehatan, tenaga teknis dan tenaga guru,  dari golongan II dan III Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pidie mengikuti acara pelatihan dasar Blended Learning tahun 2023, di Aula Diklat BKPSDM Pidie. Senin (12/6/2023)

Acara pelatihan dasar yang dibuka oleh Pj Bupati Pidie, Wahyudi Adisiswanto,  yang diwakili oleh Staf Ahli Bupati Bidang Keistimewaan Aceh, Kemasyarakatan dan SDM, Mauliza, bersama Kepala BKPSDM Pidie, Mulyadi Nurdin, dan turut dihadiri Kepala BPSDM Aceh, Syaridin.

Adapun peserta yang mengikut merupakan hasil penerimaan CPNS formasi umum tahun 2021, yakni golongan II pada angkatan I 40 peserta, golongan II pada angkatan II 37 peserta, golongan III angkatan I 35 peserta dan golongan III angkatan II 33 peserta.

Staf Ahli Bupati Pidie, Mauliza mengatakan, sebagaimana diketahui bersama, bahwa Pegawai Negeri Sipil merupakan unsur utama sumber daya Aparatur Negara yang mempunyai peranan penting dalam keberhasilan penyelenggaraan Pemerintahan dan Pembangunan.

“Aparatur Sipil Negara (ASN) harus mempunyai kompetensi dengan sikap dan perilakunya yang setia dan taat kepada Negara, bermoral, bermental baik, profesional serta mampu menjadi perekat persatuan dan kesatuan Bangsa,” kata Mauliza.

Menurutnya, pelatihan dasar ini, mengikuti perkembangan zaman yang sudah memasuki era digital sekarang ini, desain penyelenggaraan pelatihan juga mengalami penyempurnaan menjadi lebih terpadu dan modern melalui penyelenggaraan secara Blended Learning.

“Kita memaksimalkan pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi, dikombinasikan dengan pembelajaran klasikal yang terintegrasi secara nasional dalam sistem informasi pengembangan kompetensi ASN yang telah dikembangkan oleh Lembaga Administrasi Negara (LAN),” ujarnya.

Melalui pembaruan tersebut, diharapkan dapat membentuk ASN profesional yang berkarakter berlandaskan pada core values Khor Velius ASN, yaitu ASN yang karakternya dibentuk oleh nilai-nilai dasar PNS berdasarkan kedudukan dan perannya dalam NKRI.

Serta dalam pelaksanaan tugas jabatannya sebagai pelaksana kebijakan publik, pelayan publik, dan perekat serta pemersatu bangsa sebagai wujud nyata bela negara seorang Pegawai Negeri Sipil.

“Saya mengucapkan selamat mengikuti pembelajaran semoga saudara mendapat bekal pengetahuan yang dapat dimanfaatkan dan dipergunakan dalam menjalankan tugas sebagai Abdi Negara dan Abdi Masyarakat,” tutup Staf Ahli Bupati, Mauliza. (Hrs)