Kabarnanggroe.com, Meulaboh – Aparat intelijen TNI dari Kodam Iskandar Muda (IM) bersama tim gabungan menemukan sekaligus memusnahkan lahan ganja seluas sekitar 50 hektare di kawasan pegunungan Desa Blang Meureuh, Kecamatan Beutong Ateuh Banggalang, Kabupaten Nagan Raya, Jumat (10/7/2026).
Penemuan lahan ganja tersebut merupakan hasil penggalangan informasi dan penyelidikan yang dilakukan aparat intelijen Kodam IM di wilayah pegunungan yang selama ini diduga menjadi lokasi penanaman ganja.
Tim gabungan yang terdiri dari personel Deninteldam IM, Yonif TP 856/Satria Bumi Sakti (SBS), Kodim 0116/Nagan Raya, Denpom Meulaboh, dan Tim Intelrem 012/Teuku Umar, dengan kekuatan sekitar 50 personel, selanjutnya melakukan pemusnahan terhadap seluruh tanaman ganja yang ditemukan di lokasi.
Berdasarkan hasil pendataan di lapangan, tanaman ganja yang dimusnahkan memiliki tinggi bervariasi mulai sekitar 30 sentimeter hingga dua meter.
Usia tanaman juga beragam, mulai sekitar 15 hari, empat bulan, hingga terdapat tanaman yang diperkirakan telah siap dipanen.
Dari luas lahan tersebut, aparat memperkirakan potensi hasil panen mencapai sekitar 800 kilogram hingga satu ton ganja apabila tidak segera dimusnahkan.
Selama proses pemusnahan berlangsung, tim gabungan tidak menemukan adanya aktivitas masyarakat maupun pihak yang diduga sebagai pemilik atau pengelola lahan ganja tersebut.
Pangdam Iskandar Muda, Joko Hadi Susilo, menegaskan komitmen jajarannya untuk terus mendukung upaya pemberantasan narkotika di Aceh.
Menurut Pangdam, TNI akan terus bersinergi dengan aparat penegak hukum dan instansi terkait dalam melakukan deteksi dini, pengungkapan, serta pemusnahan lahan ganja sebagai bagian dari upaya mencegah peredaran gelap narkotika yang dapat merusak generasi bangsa.
Ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk berperan aktif memberikan informasi kepada aparat apabila mengetahui adanya aktivitas penanaman maupun peredaran narkotika di wilayahnya, sehingga langkah pencegahan dan penindakan dapat dilakukan secara cepat dan efektif.
Keberhasilan pengungkapan lahan ganja seluas 50 hektare ini menjadi salah satu bentuk komitmen TNI bersama aparat terkait dalam menjaga keamanan wilayah serta mendukung upaya pemerintah memberantas peredaran narkotika di Provinsi Aceh.(Muh/*)
