Daerah  

Pemain Sepak Bola Pra PORA Aceh Besar Kembali Belatih, Fokuskan Fisik

Kabarnanggroe.com, Banda Aceh – Pemain muda sepak bola Pra PORA Aceh Besar yang dipersiapkan untuk PORA Aceh Jaya 2026 kembali berlatih di Lapangan Cot Preh, Kecamatan Ingin Jaya, Aceh Besar, Rabu (11/6/2025) sore seusai liburan panjang Idul Adha 1446 H.

Pelatih Mukhlis Nakata bersama asistennya M Hidayat kembali menggembleng fisik pemain, sehingga akan prima lagi seusai istirahat satu pekan lebih. Latihan sebelum Idul Adha 1446 H dilaksanakan di Lapangan Aneuk Galong, Kecamatan Montasik, Aceh Besar pada Selasa (3/6/2026) sore

Para pemain Pra PORA Aceh Besar kembali melaksanakan sprint secara bergantian dalam latihan di Lapangan Cot Preh, Kecamatan Ingin Jaya, Aceh Besar, Rabu (11/5/2025) sore. FOTO/MUHAMMAD NUR

Nakata mengatakan pelatihan kali ini difokuskan pada fisik pemain yang telah beristirahat satu pekan lebih. “Latihan pertama seusai liburan Idul Adha ini untuk mengembalikan fisik pemain,” katanya.

Dia menyatakan para pemain tetap berlatih dengan serius, tetapi dengan gembira, sehingga pemain kembali bugar. “Pada hari pertama ini, kita berlatih dengan gembira agar para pemain dapat kembali menjadi tim yang utuh,” tambahnya.

Latihan tetap diawali dengan pemanasan berlari keliling lapangan, kemudian menendang bola sesama pemain dengan gembira. Dilanjutkan dengan sprint secara bergantian dan lainnya berlari secara zigzag,

Latihan ini dilaksanakan berulang kali kepada pemain untuk melihat stamina yang tampaknya ada yang kelelahan, bahkan ada pemain pusing, walau tetap melanjutkan latihan.

Para pemain Pra PORA Aceh Besar latihan sprint zigzag dalam latihan di Lapangan Cot Preh, Kecamatan Ingin Jaya, Aceh Besar, Rabu (11/5/2025) sore. FOTO/MUHAMMAD NUR

Saat rehat untuk minum, para pemain harus duduk di atas rumput lapangan untuk menyegarkan kembali fisik, show game dua kelompok dalam lingkaran. Operan pendek dari kaki ke kaki yang awalnya tampak kaku, secara perlahan kembali terlihat baik.

Dua pemain menghadang laju bola antara pemain dan jika pemain penghadang gagal mengambil bola dalam 10 kali operan, maka diberi hukuman berguling satu kali, sehingga pemain tertawa.

Satu pemain Pra PORA Aceh Besar bersiap menendang bola ke gawang dalam latihan di Lapangan Cot Preh, Kecamatan Ingin Jaya, Aceh Besar, Rabu (11/5/2025) sore. FOTO/MUHAMMAD NUR

Komunikasi antar pemain juga dibentuk kembali saat memberi operan pendek dari kaki ke kali. Bahkan, pelatih Nakata sempat terkecoh dengan gagal mengambil dari 10 operan pemain. Dia sempat berujar ‘Kenapa bagus kali.”

Latihan yang diberikan Nakata sambil bercanda membuat suasana menjadi hidup, para pemain saling tertawa saat pemain gagal mengambil bola dan mendapat hukuman berguling dan satu pemain sempat berceloteh ‘Saya dua kali berguling”.

Latihan yang dilaksanakan di bawah cuaca masih terik walau sudah sore dan beberapa pesawat yang akan mendarat atau lepas landas dari bandara Sultan Iskandar Muda menambah keceriaan latihan, termasuk ibu-ibu yang baru pulang menanam padi di sawah yang berada di samping lapangan.

 

 

Para pemain Pra PORA Aceh Besar duduk di lapangan saat rehat minum dalam latihan di Lapangan Cot Preh, Kecamatan Ingin Jaya, Aceh Besar, Rabu (11/5/2025) sore. FOTO/MUHAMMAD NUR

Para pemain tampak sudah kelelahan saat saling berebut bola seusai pelatih Nakata pergi untuk mengatur latihan berikutnya, menendang bola langsung ke lapangan, sehingga saat turun minum kembali duduk merebahkan badan dari kelelahan dengan keringat bercucuran deras dari balik baju.

Untuk sesi latihan terakhir kali ini, pemain diminta mengolah bola dari sisi sayap mengirim ke rekannya melalui passing dekat yang selanjutnya dioper kembali untuk ditendang ke gawang yang dikawal seorang penjaga gawang secara bergantian.

Latihan yang dilaksanakan dari dua sayap, seusai pemain menendang bola, maka pindah ke sayap berikutnya dengan tujuan memadukan tendangan kaki kiri dan kanan. Dari pantauan, tendangan kaki belum padu, banyak melenceng, bahkan masih lemah.

Nakata sempat memperingatkan pemain yang menendang dengan kaki kanan saat berada di sayap kiri, seharusnya menendang bola dengan kaki kiri, bukan kanan, begitu juga sebaliknya, pemain yang berada di sayap kanan.

Latihan ini dilakukan berulang kali untuk setiap pemain, begitu juga kiper mengawal gawang secara bergantian dengan pelatih Rahmanuddin terus memantau anak asuhnya yang juga sudah melakukan latihan.

Seiring waktu yang hampir menjelang Maghrib, Nakata mengakhiri latihan selanjutnya melakukan peregangan otot yang dipimpin seorang pemain. Kegembiraan tampak terlihat, dengan pemain melakukan candaan, termasuk sang pelatih.

Pemain Pra PORA Aceh Besar melakukan peregangan otot seusai latihan di Lapangan Cot Preh, Kecamatan Ingin Jaya, Aceh Besar, Rabu (11/5/2025) sore. FOTO/MUHAMMAD NUR

Direncanakan, untuk latihan berikutnya pada Kamis (12/5/2025) sore akan dilaksanakan di Lapangan PS Lubuk, Kecamatan Ingin Jaya, Aceh Besar. Pelatihan harus dilanjutkan, seiring laga resmi Pra PORA akan segera dilaksanakan dalam bulan Juni 2025 ini.(Muh)

Exit mobile version