Siap Diberangkatkan dalam Dua Kloter, Jamaah Haji Bireuen Masuk Gelombang Kedua

Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bireuen, Dr. H. Zulkifli, S.Ag., M.A.,sedang menyampaikan materi kepada Jamaah di Masjid Agung Sulthan Jeumpa, Rabu (11/2/2026).FOTO/SYAHRATI

Kabarnanggroe.com, ​BIREUEN – Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Bireuen menggelar Manasik Haji Tingkat Kabupaten di Masjid Agung Sulthan Jeumpa, Rabu (11/2/2026). Kegiatan ini merupakan tahap pemantapan akhir setelah para jamaah menyelesaikan manasik tingkat kecamatan yang telah berlangsung selama empat hari sebelumnya.

​Sebanyak 361 jamaah calon haji asal Kabupaten Bireuen mengikuti rangkaian kegiatan yang diawali dengan pembukaan Manasik Haji Nasional secara daring bersama Menteri Haji dan Umrah RI. Agenda utama manasik kali ini adalah pengenalan Tim Kelompok Terbang (Kloter) serta pendalaman koordinasi organisasi selama di Tanah Suci.

​Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bireuen, Dr. H. Zulkifli, S.Ag., M.A., dalam materinya menekankan bahwa kepatuhan jamaah terhadap struktur kloter merupakan jaminan ketertiban pelaksanaan ibadah.

Dalam paparannya, ia menekankan bahwa sistem kloter dibentuk untuk menjaga ketertiban dan keselamatan jamaah, bukan sekadar pembagian administratif. Zulkifli juga mengingatkan jamaah agar menjaga sikap dan tidak bersikap sombong di Tanah Haram.

“Jangan pernah merasa paling tahu di Tanah Haram. Ada yang merasa sudah sering ke Mekkah, merasa hafal jalan, tetapi justru tersesat. Di sana kita adalah tamu Allah, maka rendahkan hati dan patuhi sistem yang sudah ditetapkan,” pesannya.

​Sementara itu, Kasi Bimas Islam Kemenag Bireuen sekaligus petugas kloter, H. Rifal Fauzal, SH, memaparkan detail teknis keberangkatan. Beliau menjelaskan bahwa seluruh jamaah Bireuen tergabung dalam jadwal keberangkatan Gelombang Kedua.

​”Pada musim haji 1447 H/2026 M ini, sebanyak 361 jamaah kita akan diberangkatkan melalui Embarkasi Banda Aceh dalam jadwal Gelombang Kedua. Rombongan pertama sebanyak 148 jamaah yang tergabung dalam Kloter 5 akan bergabung dengan jamaah asal Aceh Tengah. Sedangkan rombongan kedua sebanyak 213 jamaah yang tergabung dalam Kloter 8 akan bergabung dengan jamaah asal Gayo Lues dan Aceh Besar,” urai H. Rifal Fauzal.

​Beliau juga mengingatkan pentingnya kesatuan komando bagi seluruh jamaah selama di perjalanan maupun saat berada di Arab Saudi.

​”Tim petugas inilah yang akan membersamai Bapak dan Ibu sepenuhnya. Kami harap jamaah selalu mengikuti arahan petugas dan jangan berjalan sendiri-sendiri, karena kekompakan adalah kunci kelancaran ibadah kita,” pungkasnya. (Herman/Syahrati)