Kabarnanggroe.com, Banda Aceh – Kepala Badan Gizi Nasional, Dadan Hindayana, menegaskan urgensi pengadaan 21.800 unit sepeda motor listrik senilai Rp 42 juta per unit untuk Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Menurutnya, kendaraan tersebut dibutuhkan guna mendukung operasional dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG), terutama untuk menjangkau wilayah yang sulit diakses.
Tokoh masyarakat sekaligus pemerhati Aceh, Ir Zakaria A Gani, menyambut baik kebijakan tersebut. Ia menilai pengadaan sepeda motor listrik sangat penting, khususnya untuk daerah seperti Aceh yang memiliki banyak wilayah terpencil dan rawan bencerawatan.
Ia menjelaskan, kondisi geografis Aceh yang terdiri dari kawasan berbukit, pulau-pulau, serta daerah terpencil menjadi tantangan tersendiri dalam distribusi layanan pemenuhan gizi. Dengan adanya kendaraan roda dua tersebut, petugas SPPG diharapkan dapat lebih mudah menjangkau masyarakat di wilayah-wilayah sulit, termasuk saat terjadi bencana.
“Pengadaan motor ini sangat dibutuhkan untuk mendukung distribusi Makan Bergizi Gratis ke daerah terpencil dan lokasi terdampak bencana di Aceh,” ujarnya.
Selain mempercepat distribusi, penggunaan sepeda motor listrik juga dinilai sebagai langkah efisien dan ramah lingkungan dalam mendukung program nasional pemenuhan gizi masyarakat.(Hadi)






