Dispusip Aceh Besar Gelar Bimtek Penulisan Berbasis Konten Budaya Lokal

Asisten I Sekdakab Aceh Besar Farhan AP menyampaikan sambutan pada Bimtek Penulisan berbasis Konten Budaya Lokal di Aula Kantor Dispussip, Kota Jantho, Kamis (09/10/2025). FOTO/ M HERIZAL

Kabarnanggroe.com, Kota Jantho – Dinas Perpustakan dan Kearsipan Aceh Besar menggelar Bimbingan Teknis Penulisan Karya yang berbasis Konten Budaya Lokal di Aula Kantor Dispusip Aceh Besar, Kota Jantho, Kamis (09/10/2025).

Kegiatan sehari yang diikuti 40 peserta tersebut, dibuka Bupati Aceh Besar Muharram Idris yang diwakili oleh Asisten I Sekdakab Aceh Besar Bidang Tata Pemerintahan, Keistimewaan, dan Kesejahteraan Rakyat, Farhan AP.
Dalam sambutannya, ia mengatakan konten sebagai informasi bisa berupa gambar, video maupun tulisan haruslah bernilai positif, menarik dan berguna, yang memiliki tujuan informatif, bertujuan sebagai ajakan, seruan dan lain sebagainya.

“Maka dalam memilih konten ini perlu diberikan pemahaman dan dibimbing supaya tujuan yang ingin kita sampaikan bisa tercapai, ” katanya.
Untuk itu, Farhan berharap agar para peserta dapat mengikuti bimtek dengan baik agar konten budaya Aceh ini dapat dieksplore kembali agar terus membudaya bagi generasi masa depan. “Ikutilah dengan baik, materi yang disampaikan oleh Pemateri nanti, dan Pemerintah berharap konten budaya lokal ini terus dapat membudaya melalui konten tulisan, foto dan video,” harapnya.

Foto bersama peserta Bimtek Penulisan berbasis Konten Budaya Lokal di Aula Kantor Dispussip, Kota Jantho, Kamis (09/10/2025). FOTO/ M HERIZAL

Sementara itu, Kepala Dispussip Aceh Besar Fazlun SH MT mengatakan peserta bimtek sebelumnya telah mengirimkan karya tulisannya sebagai bahan dasar untuk dibimbing pada bimtek penulisan berbasis konten budaya lokal ini.

“Nanti penulisan yang telah dikumpulkan ini, akan dikoreksi serta dibimbing supaya tujuan dari penulisan konten budaya lokal sesuai dengan kaidah penulisan yang baik,” tuturnya.
Fazlun juga menambahkan, bahwa akan ada bimtek lanjutan untuk finalisasi karya penulisan para peserta sehingga dapat melahirkan sebuah buku antropologi.

“Output dari Bimtek ini adalah, nanti dapat melahirkan karya penulisan konten dalam sebuah buku antropologi,” tutup Kadis Perpustakaan dan Kearsipan Aceh Besar.(Sirat)