Kabarnanggroe.com, Aceh Besar – Jelang laga pamungkas babak ke tujuh Regu A Alekhine dengan Danish pada kompetisi musim pertama Juli – Agustus Liga Catur Beregu Komunitas Olahraga Brilian Aceh (Kobra) 512 kian menghangat.
Pasalnya, pertarungan kedua skuat itu yang akan digelar di Warkop 512 Sabtu malam depan menentukan sebagai kampiun musim pertama ini.
Keduanya bertemu di akhir kompetisi bukan karena lolos atau yang terbaik dari babak penyisihan tetapi sesuai skedul sistim pertandingan round robin yang diikuti delapan kontestan dalam Liga Kobra ini.
Pertarungan kedua peserta di akhir kompetisi sistim round robin yang menjadi partai final jarang – jarang terjadi. Namun laga Alekhine dengan Danish bakal seru dan menarik.
Kedua regu bisa menghadirkan sensasi tersebut karena track record yang mengesankan selama mengarungi kompetisi.
Alekhine yang mengantongi match poin (MP) 9, Victory 15, sedangkan rivalnya Danish MP 8, V 15 menjadikan akhir pertemuan di round robin harus bertarung hidup untuk menduduki tangga juara.
Regu Alekhine yang unggul 1 MP cukup mengakhiri laga dengan hasil remis atau seri, sebaliknya bagi Danish hanya satu kata harus menang.
Pementasan drama final tersebut sangat dinantikan para penyuka permainan adu pikir ini serta berharap berlangsung klimaks dan fair play.
“Kita berharap partai akhir ini bisa menyajikan permainan yang mengesankan dan berlangsung fair play,” ujar pecatur kawakan Banda Aceh, Andi The Pawn.
Diperkirakan Alekhine menurun formasi terbaiknya, papan satu Azhar, papan dua Husniar, papan tiga Teuku Arif dan papan empat M Taufik.
Danish dengan komposisi tangguh M Akbar papan satu, Sudirman Mansyur papan dua, Musawir papan tiga, Safri/Samsir papan empat.
Berikut daftar pertandingan babak ke 7 (terakhir) Danish – Alekhine, Caro Kann – Benoni, Hungaria – Evans, Gambit – Francis
Klasemen sementara
1. Alekhine MP 9, VP 15
2. Danish MP 8, VP 15
3. Hungaria MP 7, VP 12
4. Gambit MP 7, VP 12
5. Caro Kann MP 6, VP 11,5
6. Francis MP 5, VP 11,5
7. Evans MP 4, VP 10,5
8. Benoni MP 2, VP 8,5
Program Pembinaan
Ketua Kobra 512, Iswanda kepada kabarnanggroe.com kompetisi liga catur beregu direncanakan berlangsung tiga musim. Musim pertama Juli – Agustus, setiap pekan digelar dua babak pertandingan.
Iswanda menjelaskan, peserta kompetisi merupakan pecatur anggota Kobra 512. Dalam penentuan pemain untuk setiap regu dilakukan melalui lot. Masing – masing regu terdiri dari 4 pemain dan 1 pemain cadangan.
Katanya, dari peserta yang mendaftar 40 pecatur, setelah dilakukan penentuan pemain dan regu, tercapailah 8 regu yang dinamai sesuai abjad Regu A, B, C, D, E F, G dan H.
Nama regu sesuai abjad disambung dengan nama-nama pembukaan dan variant dalam permainan catur.
Iswanda mengatakan, kompetisi liga catur beregu digelar ini sebagai bentuk program pembinaan klub terhadap anggota untuk meningkatkan kemampuan guna meraih prestasi pada berbagai event di masa mendatang. (Sdm).






