Daerah  

Produk Gampong Peurada Masuk Bazaar

Pembina Kelompok Usaha AGP Dr Irhamni ST MT IPM, menjajakan produk Gampong Peurada di Pasar Pangan Murah dan Bazaar, di Rumoh Aceh Kampus UIN Ar-Raniry, Darussalam, Rabu (8/3/2023). FOTO/ WAHYU DESMI

Kabarnanggroe.com, Banda Aceh – Berbagai kreasi dari sayuran, kue, u neulheu, sabun, minyak angin, hasil kerajinan tangan dan produk daur ulang warga Gampong Peurada ditawarkan kepasaran, mulai dari pasar pangan murah hingga bazaar yang digelar di Rumoh Aceh Kampus UIN Ar-Raniry, Darussalam, Rabu (8/3/2023).

Ketua Pembina Kelompok Usaha AGP, Ir Cut Safarina Yulianti ST MM MT mengatakan, produk andalan Ata Gampong Peurada (AGP), telah ditawarkan ke berbagai daerah dan instansi. Hal itu dilakukan untuk meningkatkan perekonomian masyarakat.

Menurutnya, pembinaan terhadap masyarakat yang memiliki potensi untuk menghasilkan suatu produk, maupun kreasi yang memiliki nilai tambah tentu harus dilakukan. Dengan harapan, masyarakat tersendiri memiliki keahlian dan bisa menghasilkan produk-produk yang diterima dalam khalayak umum.

“Kita lakukan penyuluhan-penyuluhan, bahkan terkait pemanfaatan bekas yang dapat memiliki nilai tambah,” ucapnya.

Selain itu, Ir Cut Safarina yang juga selaku Kepala Bidang (Kabid) Tata Lingkungan DLHK3 Kota Banda Aceh menjelaskan, pemanfaatan bahan bekas dijadikan suatu produk yang memiliki nilai tambah, bagian dari kepedulian terhadap lingkungan. Dalam hal itu, pencemaran lingkungan dapan dicegah. Kemudian, dalam perolehan bahan baku juga mudah.

“Bahan bekas yang orang lain tidak membutuhkannya malah dapat kita manfaatkan, dari segi mendapatkan mudah, dan harganya pun lebih murah,” terang Cut Safarina.

Ir Cut Safarina Yulianti ST MM MT
Ketua Pembina Kelompok Usaha Ata Gampong Peurada (AGP)

Sementara itu, Ketua TP PKK Gampong Peurada Dr Sulastri SPd MSi menuturkan, dukungan penuh akan terus diberikan terhadap Kelompok Usaha AGP dan masyarakat lainnya. Dengan harapan, kemakmuran dalam bermasyarakat dapat terjadi.

“Dukungan penuh dari gampong diberikan sejak terbentuknya kelompok usaha itu, dan masyarakat lainnya kami harapkan dapat mengikuti jejak yang produktif tersebut,” ujarnya.

Ia mengharapkan, pemerintah di tingkat kecamatan, kota dan provinsi juga terus memberikan dukungan terhadap masyarakat pada umumnya. Terlebih, masyarakat yang mau menghasilkan produk-produk rumahan seperti yang ada di Gampong Peurada tersebut.

“Dengan adanya dukungan dari pemerintah, masyarakat akan lebih mudah dalam melakukan segala kegiatan,” pungkasnya.(WD)