Kabarnanggroe.com, LHOKSUKON – Kantor Kementerian Agama (Kankemenag) Kabupaten Aceh Utara menggelar kegiatan pembinaan sekaligus penandatanganan Berita Acara bagi 25 Kepala Madrasah yang baru saja dirotasi dan dilantik. Para Kepala Madrasah jenjang MI, MTs, hingga MA tersebut sebelumnya telah resmi dilantik oleh Kepala Kanwil Kemenag Provinsi Aceh pada pekan lalu di Banda Aceh. Kegiatan pembinaan bertempat di Aula Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Aceh Utara pada Senin (07/09/2026).
Turut hadir dalam acara ini Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Aceh Utara, H. Fadli, S.Ag.,M.Si, Kepala Subbagian Tata Usaha, H. Sabaruddin S.Ag., M.Sos, Para Kepala Seksi (Kasi), Pengawas Madrasah serta Analis Kepegawaian Kemenag Aceh Utara.
Dalam arahannya, KakanKemenag Aceh Utara, H. Fadli, mengatakan selama masa kepemimpinan Plt, seluruh roda organisasi, aktivitas pembelajaran, hingga tata kelola administrasi berjalan dengan sangat baik, lancar, dan tanpa kendala berarti. Kondisi yang kondusif ini menjadi modal fundamental bagi para kepala madrasah yang baru dilantik untuk melanjutkan estafet kepemimpinan dengan lebih optimal.
H. Fadli, menekankan pentingnya komitmen, integritas, dan inovasi dari para pimpinan madrasah yang baru dilantik. Pembinaan ini difokuskan pada penguatan manajemen madrasah, kedisiplinan pegawai, peningkatan kualitas proses belajar-mengajar, serta optimalisasi pelayanan pendidikan kepada masyarakat.
“Jabatan sebagai kepala madrasah merupakan amanah besar untuk membawa perubahan positif. Para kepala madrasah diharapkan segera melakukan konsolidasi internal, memetakan potensi serta tantangan di unit kerja masing-masing, dan menyusun program kerja unggulan yang adaptif terhadap perkembangan teknologi,” ujar kakankemenag dalam forum tersebut.
Kakankemenag Kabupaten Aceh Utara, berharap para kepala madrasah yang baru dapat langsung tancap gas menjalankan tugasnya secara profesional, transparan, dan akuntabel demi mewujudkan madrasah yang unggul dan berdaya saing tinggi di Kabupaten Aceh Utara.
Analis Kepegawaian Kemenag Aceh Utara, Amiruddin, S.Pd, memberikan arahan teknis terkait kedisiplinan dan pemutakhiran data aparatur sipil negara (ASN). Dua poin utama yang menjadi penekanan kepada seluruh kepala madrasah yang baru dilantik diminta segera memperbarui data jabatan, unit kerja, dan administrasi pendukung pada Sistem Informasi Manajemen Kepegawaian (SIMPEG) guna menjaga keakuratan basis data Kemenag dan mengingatkan pentingnya kedisiplinan pencatatan kehadiran harian melalui aplikasi PUSAKA Kemenag. Sistem absensi digital ini menjadi tolak ukur utama kinerja dan kedisiplinan pegawai secara real-time.
Melalui kegiatan pembinaan ini, seluruh kepala madrasah yang baru dirotasi dan dilantik diharapkan dapat segera melakukan konsolidasi internal di madrasah masing-masing dan beradaptasi dengan tugas serta tanggung jawab baru tanpa menunda program kerja yang telah berjalan.(Herman/TMR)
