Kabarnanggroe.com, Banda Aceh — Gerakan Pangan Murah (GPM) digelar di halaman Kantor RRI Banda Aceh, Senin (7/9/2026) pagi.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian RRI Fest 2026 dalam menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 RRI.
Gerakan pangan murah ini digelar RRI Banda Aceh bekerja sama dengan Badan Pangan Nasional, Dinas Pangan Aceh, Bank Indonesia, Pemerintah Kota Banda Aceh, dan Perum Bulog.
Antusiasme masyarakat terlihat sejak pagi. Warga mulai mengantre di halaman Kantor RRI Banda Aceh untuk mendapatkan nomor antrean dan kupon paket pangan yang disediakan dalam kegiatan tersebut.
Pembagian kupon dimulai pukul 07.30 WIB dengan jumlah sebanyak 1.300 kupon. Masyarakat cukup membawa Kartu Tanda Penduduk (KTP), dengan ketentuan satu KTP hanya dapat digunakan untuk memperoleh satu paket pangan murah.
Dalam GPM tersebut, satu paket terdiri atas beras premium ukuran lima kilogram seharga Rp52 ribu, minyak goreng dua kilogram Rp38 ribu, gula dua kilogram Rp30 ribu, dan telur ayam satu papan Rp40 ribu. Total harga satu paket mencapai Rp160 ribu.
Kepala Bidang Distribusi dan Cadangan Pangan Dinas Pangan Aceh, Yuni Saputri, mengatakan GPM merupakan salah satu bentuk intervensi pemerintah untuk menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan.

Menurutnya, momentum bulan Maulid turut menjadi indikator komoditas pangan mengalami kenaikan harga.
“Gerakan pangan murah ini untuk mengendalikan harga supaya masyarakat terbantu secara ekonomi,” kata Yuni.
Ia menjelaskan, empat komoditas yang disediakan dalam GPM dipilih karena termasuk bahan pangan yang mengalami kenaikan harga, salah satunya beras.
“Ini bentuk intervensi pemerintah untuk menstabilkan harga. Untuk saat ini stok pangan di Aceh dalam kondisi cukup,” ujarnya.
Yuni juga mengapresiasi pelaksanaan GPM yang terlaksana melalui kerja sama dengan RRI Banda Aceh dan sejumlah pihak terkait.
Sementara itu, Kepala RRI Banda Aceh Muhsin Zein, SE mengatakan GPM merupakan bagian dari rangkaian RRI Fest 2026 sekaligus bentuk kepedulian RRI terhadap kondisi ekonomi masyarakat.
“Kita melihat kondisi ekonomi masyarakat dan ingin membantu menyediakan pangan dengan harga yang lebih murah. Ini juga bentuk RRI mendekatkan diri dengan masyarakat sebagai lembaga penyiaran publik,” kata Muhsin.
Muhsin menambahkan, RRI Banda Aceh telah menggelar sejumlah kegiatan yang melibatkan masyarakat dalam rangka RRI Fest 2026 menyambut HUT ke-81 RRI.
Sehari sebelumnya, Minggu (6/9/2026), RRI Banda Aceh menggelar jalan sehat yang diikuti lebih dari 2.000 masyarakat.
Selain itu, rangkaian kegiatan juga melibatkan pelaku UMKM sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan usaha masyarakat di Banda Aceh.
RRI Fest 2026 turut menghadirkan layanan cek kesehatan gratis dan kegiatan donor darah sebagai bagian dari rangkaian kegiatan menyambut HUT ke-81 RRI.(Muh/*)






