Daerah  

Forkopimcam Leupung Gelar Pertemuan dengan Tokoh Masyarakat

Camat Syamsir Alam S Sos melakukan silahturrahmi dengan para tokoh masyarakat Kecamatan Leupung bertempat di halaman kantor Camat, Aceh Besar, Selasa (00/06/2023). FOTO/ MC ACEH BESAR

Kabarnanggroe.com, Kota Jantho – Forkopimcam Leupung menggelar silahturrahmi dan pertemuan dengan sejumlah tokoh agama, tokoh masyarakat, cendekiawan serta seluruh stakeholder dengan tema “Membangun dan kerjasama dengan semua lintas sektor demi kemajuan” yang berlangsung di Halaman Kantor Camat Leupung, Aceh Besar, Selasa, (06/06/2023).

Pertemuan tersebut membahas tiga agenda yakni yang pertama terkait sektor pertanian, pariwisata dan permasalahan pembangunan infrastruktur yang menghambat kemajuan di Kecamatan Leupung.

Pada kesempatan itu, Camat Leupung Syamsir Alam SSos mengungkapkan, untuk sektor pertanian di Kecamatan Leupung masih sangat tertinggal. Karena, sampai saat ini di Leupung belum ada pupuk subsidi. Itu disebabkan, karena tidak ada tempat penampungan atau kios.

“Setelah di bahas dalam pertemuan, baru ada. Jadi, sekarang tinggal tunggu diaktifkan kartu pertanian, agar petani bisa membeli pupuk dengan harga subsidi,” katanya

Ia juga menjelaskan, mengenai pembangunan infrastruktur terutama terkait jalan menuju ke sekolah masih banyak yang kurang layak.

“Karena, untuk menjangkau sekolah sangat jauh, apalagi keberadaan gedung sekolah jauh dari jalan raya. Jadi, kami nanti akan mengupayakan agar ada akses jalan yang bagus untuk ke sekolah,” jelasnya

Selain itu, Kecamatan Leupung merupakan salah satu Kecamatan yang memiliki potensi pariwisata yang sangat bagus di Kabupaten Aceh Besar. Maka untuk itu, upaya mengembangkan sektor pariwisata, kami pihak Pemerintah Kecamatan harus memberikan pemahaman kepada ulama, maupun teungku dayah serta tokoh masyarakat setempat.

“Supaya, tidak terhalang untuk pengembangan sektor wisata yang ada di Leupung, agar tidak dianggap wisata itu tempat maksiat. Padahal, pemerintah memiliki regulasi-regulasi yang mengatur tentang larangan atau perbuatan yang mengarah ke maksiatan, apalagi Pemerintah saat ini sedang mempromosikan wisata islami,” ungkapnya

Maka, harus diketahui bersama, bahwa Leupung memiliki potensi alam dan pariwisata yang sangat besar untuk mendorong pertumbuhan ekonomi. Namun sayangnya, karena pengelolaan tidak memadai menjadi penghambat tumbuhnya perekonomian di wilayah ini.

Para tokoh masyarakat Kecamatan Leupung mengikuti pertemuan dengan Forkopimcam di halaman kantor Camat, Aceh Besar, Selasa (00/06/2023). FOTO/ MC ACEH BESAR

“Maka, kehadiran pemerintah dalam hal pengelolaan wisata sangat di butuhkan,” pintanya

Disamping itu, Usman Banta selaku tokoh masyarakat mengharapkan, bahwa untuk membangun perlu kebersamaan, tidak akan bisa dilakukan tanpa dukungan dari seluruh elemen.

“Maka, kami berharap Pemerintah Aceh Besar harus berupaya untuk memberikan perhatian dan kepedulian terutama dalam pembangunan infrastruktur serta pengembangan sektor wisata di Kecamatan Leupung,” katanya

Selama ini objek wisata pantai Riting Leupung menjadi salah satu tempat wisata favorit untuk masyarakat, karena setiap hari libur kawasan pantai tersebut terpantau dipadati sejumlah pengunjung dari berbagai daerah. Oleh karena itu, demi menjaga keselamatan para pengunjung, ia meminta agar Pemkab Aceh Besar memperbanyak pasang tanda peringatan larangan berenang di kawasan pantai.

“Kami minta Pemerintah harus peduli akan hal ini, biar tidak ada korban jiwa apalagi anak-anak. Kadang ada rambu saja masih dilanggar, apalagi tidak ada sama sekali. Pantai riting sudah sering menelan korban, bahkan hampir setiap tahun ada korban jiwa di pantai itu. Jadi, Pemerintah wajib pasang larangan tersebut,” demikian kata Usman.(DJ)