Kabarnanggroe.com, Banda Aceh – Majelis Pendidikan Daerah (MPD) Kota Banda Aceh melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan kurikulum pada tahun ajaran baru di SD Negeri 53 Lueng Bata, Kota Banda Aceh, beberapa waktu lalu. Kegiatan yang dipimpin langsung Ketua MPD Kota Banda Aceh, Dr Drs H Salman Ishak MSi tersebut, bertujuan memastikan implementasi kurikulum berjalan sesuai ketentuan sekaligus mendukung pelaksanaan pembelajaran Diniyah secara rutin di sekolah.
Dalam kunjungan tersebut, MPD meninjau langsung proses belajar mengajar di ruang kelas, memeriksa perangkat pembelajaran, serta berdialog dengan kepala sekolah dan para guru mengenai penerapan kurikulum tahun ajaran baru, termasuk integrasi kegiatan Diniyah sebagai bagian dari penguatan karakter peserta didik.
Ketua MPD Kota Banda Aceh, Dr Dr H Salman Ishak MSi mengatakan, pengawasan terhadap pelaksanaan kurikulum merupakan bagian dari fungsi MPD untuk memastikan seluruh kebijakan pendidikan dapat diterapkan secara optimal di setiap satuan pendidikan.
“Pada tahun ajaran baru ini, kami ingin memastikan kurikulum benar-benar dijalankan sesuai arah kebijakan pendidikan, termasuk mendukung pelaksanaan pembelajaran Diniyah secara rutin sebagai upaya membentuk karakter dan akhlak peserta didik,” kata Salman Ishak, di Banda Aceh, Jumat (26/7/2026).
Menurutnya, keberhasilan implementasi kurikulum sangat bergantung pada kesiapan guru dalam menyusun perangkat pembelajaran, menerapkan metode yang efektif, serta mengintegrasikan pendidikan akademik dengan pembinaan nilai-nilai keagamaan.
“Kurikulum tidak hanya berorientasi pada pencapaian akademik, tetapi juga harus mampu membentuk peserta didik yang berkarakter, berakhlak mulia, dan memiliki pemahaman keagamaan yang baik melalui kegiatan Diniyah yang dilaksanakan secara berkesinambungan,” ujarnya.
Salman menegaskan, seluruh perangkat pembelajaran harus disusun secara matang agar proses belajar mengajar berlangsung efektif dan mampu meningkatkan kompetensi peserta didik sesuai perkembangan zaman tanpa meninggalkan nilai-nilai agama.
Pada kesempatan itu, ia mengapresiasi komitmen SD Negeri 53 Lueng Bata dalam melaksanakan kurikulum tahun ajaran baru serta mendukung pelaksanaan pembelajaran Diniyah di lingkungan sekolah.
“Kami berharap program Diniyah dapat menjadi bagian yang menyatu dalam pembinaan karakter siswa, sehingga lahir generasi yang cerdas secara intelektual, kuat secara spiritual, serta memiliki akhlak yang baik,” katanya.
Selain meninjau proses pembelajaran, MPD juga melihat kesiapan administrasi pendidikan, perangkat ajar, serta pelaksanaan asesmen sebagai bagian dari upaya menjaga mutu pendidikan.
Menurut Salman, hasil pengawasan tersebut akan menjadi bahan masukan bagi sekolah maupun pemerintah daerah dalam memperkuat pelaksanaan kurikulum dan meningkatkan kualitas pendidikan di Kota Banda Aceh.
“Pendidikan merupakan tanggung jawab bersama. Sinergi antara sekolah, orang tua, masyarakat, dan pemerintah sangat diperlukan agar pelaksanaan kurikulum, termasuk pembelajaran Diniyah, mampu melahirkan generasi yang unggul, berkarakter, dan siap menghadapi tantangan masa depan,” tutup Salman.(Wahyu)
