Kabarnanggroe.com, Kutacane- Di bawah kepemimpinan kepala sekolah yang baru, Sabri, SMK Negeri 1 Kutacane menargetkan pembenahan menyeluruh dalam waktu enam bulan ke depan. Pembenahan tersebut difokuskan pada peningkatan kedisiplinan siswa dan guru, penguatan manajemen sekolah, serta penyiapan lulusan agar benar-benar siap memasuki dunia kerja.
SMK Negeri 1 Kutacane yang berlokasi di Desa Gumpang Jaya, Kecamatan Babussalam, Kabupaten Aceh Tenggara, merupakan salah satu sekolah kejuruan terbesar di wilayah tersebut dengan jumlah siswa mencapai ribuan orang serta didukung ratusan tenaga pendidik.
Hal itu disampaikan Kepala SMK Negeri 1 Kutacane, Sabri, saat memberikan keterangan kepada media ini, Kamis (5/2/2026). Ia menegaskan bahwa sekolah kejuruan harus mampu mencetak lulusan yang tidak hanya memiliki ijazah, tetapi juga kompetensi dan etos kerja yang kuat.
“Siswa yang tamat dari SMK Negeri 1 Kutacane harus siap kerja. Itu tujuan utama kami. Disiplin, keterampilan, dan mental kerja akan menjadi fokus utama pembinaan,” ujarnya.
Sabri juga menyampaikan bahwa masa jabatannya yang tidak lama lagi memasuki masa pensiun menjadi motivasi tersendiri baginya untuk memberikan pengabdian terbaik selama memimpin sekolah tersebut.
“Saya ingin dikenang dalam kebaikan. Masa jabatan saya juga sudah mendekati pensiun, maka saya harus bisa memberikan yang terbaik bagi siswa dan para guru,” katanya.
Di tempat yang sama, Ketua DPD Lembaga Swadaya Masyarakat Wadah Generasi Anak Bangsa (LSM WGAB), Samsul Bahri, turut angkat bicara dan menyampaikan apresiasi atas langkah pembenahan yang dilakukan oleh pihak sekolah di bawah kepemimpinan kepala sekolah yang baru.
Menurut Samsul Bahri, upaya peningkatan disiplin dan penyiapan lulusan siap kerja merupakan langkah strategis yang sejalan dengan kebutuhan dunia usaha dan industri saat ini.
“Kami dari LSM WGAB sangat mendukung langkah pembenahan yang dilakukan Kepala SMK Negeri 1 Kutacane. Sekolah kejuruan memang harus mampu melahirkan generasi yang disiplin, terampil, dan siap bersaing di dunia kerja,” ujarnya.
Ia juga berharap seluruh pihak, baik pemerintah daerah, dunia usaha, maupun masyarakat, dapat memberikan dukungan nyata agar program-program pendidikan kejuruan berjalan maksimal.
“Pendidikan adalah tanggung jawab bersama. Jika semua elemen bersinergi, kami yakin SMK Negeri 1 Kutacane akan semakin maju dan menjadi kebanggaan Aceh Tenggara,” tutupnya.(Akbar)






