Tingkatkan Mutu Pendidikan Madrasah, K2MA Aceh Besar Gelar Rapat Kerja di Sabang

Kabarnanggroe.com, Sabang — Suasana Pulau Weh yang tenang dan penuh pesona menjadi saksi berkumpulnya para kepala Madrasah Aliyah se-Kabupaten Aceh Besar dalam Rapat Kerja (Raker) Kelompok Kerja Madrasah Aliyah (K2MA) Tahun 2026. Kegiatan yang berlangsung pasca Shalat Jumat di Aula VIP MAN Sabang ini dijadwalkan berlangsung selama tiga hari, mulai 5 hingga 7 Juni 2026.

Rapat kerja tersebut menjadi momentum penting bagi para pimpinan madrasah untuk duduk bersama, berbagi gagasan, sekaligus menyusun langkah strategis dalam meningkatkan mutu pendidikan madrasah di Aceh Besar.

Kegiatan dibuka secara resmi oleh Kepala Seksi Pendidikan Madrasah Kantor Kementerian Agama Kota Sabang, Hj. Nuranifah, S.Ag., M.Pd. Dalam sambutannya, ia menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas dipilihnya Kota Sabang sebagai lokasi pelaksanaan rapat kerja tahun ini.

Menurutnya, kehadiran para kepala madrasah dari berbagai wilayah Aceh Besar tidak hanya mempererat silaturahmi, tetapi juga membuka ruang kolaborasi yang lebih luas dalam menghadapi berbagai tantangan pendidikan yang terus berkembang.

“Kami mengucapkan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepada Kota Sabang sebagai tuan rumah Raker K2MA Aceh Besar Tahun 2026. Semoga forum ini menjadi wadah untuk melahirkan ide-ide dan program yang bermanfaat bagi kemajuan pendidikan madrasah,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua K2MA Kabupaten Aceh Besar, H. Arjuna, S.Pd., M.Pd., menjelaskan bahwa rapat kerja tahun ini difokuskan pada penyelarasan program kerja yang mendukung semangat Kemenag Berdampak. Ia berharap seluruh peserta dapat memanfaatkan kesempatan ini untuk merumuskan program yang realistis, terukur, dan mampu menjawab kebutuhan madrasah saat ini.

Menurut Arjuna, peningkatan kualitas madrasah tidak bisa dilakukan secara parsial. Diperlukan sinergi yang kuat antar-madrasah dalam berbagai aspek, mulai dari penguatan kurikulum, transformasi digital, pengembangan potensi peserta didik, hingga peningkatan kompetensi tenaga pendidik.

“Melalui rapat kerja ini, kita ingin memastikan seluruh madrasah yang tergabung dalam K2MA Aceh Besar bergerak dalam arah yang sama. Tujuannya adalah menghadirkan layanan pendidikan yang semakin berkualitas, adaptif, dan mampu menjawab tantangan zaman,” katanya.

Kegiatan pembukaan juga dihadiri oleh Kepala MAN Sabang, Saddam Kadafi, M.A., beserta jajaran wakil kepala madrasah, perwakilan dewan guru, dan tenaga kependidikan yang turut menyukseskan pelaksanaan acara.

Rapat kerja tahun ini diikuti oleh perwakilan 18 Madrasah dari 28 Madrasah Aliyah yang berada di bawah naungan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Aceh Besar, terdiri atas madrasah negeri maupun swasta.

Adapun kepala madrasah yang hadir dan tergabung dalam K2MA Aceh Besar meliputi MAN 1 Aceh Besar, MAN 2 Aceh Besar, MAN 3 Aceh Besar, MAN 4 Aceh Besar, MAN 5 Aceh Besar, MAN 6 Aceh Besar, MA RIAB, MA Al-Manar, MA Muta’allimin, MA Insan Qurani, MA Assasunnajah, MA Samudra Pasai Madani, MA Darul Hikmah, MA Imam Syafii, MA Ruhul Amin Aceh, MA Lhoong, dan MA Al Kamal.

Melalui forum ini, para peserta diharapkan dapat menghasilkan berbagai rekomendasi dan program prioritas yang tidak hanya memperkuat tata kelola madrasah, tetapi juga mendorong lahirnya inovasi pendidikan yang relevan dengan kebutuhan generasi masa depan.

Dengan semangat kebersamaan dan kolaborasi yang terbangun di ujung barat Indonesia ini, K2MA Aceh Besar optimistis dapat terus berkontribusi dalam menghadirkan madrasah yang unggul, adaptif, dan semakin dipercaya oleh masyarakat.[]

Exit mobile version