Daerah  

DPD IWO-I Aceh Tenggara Serahkan Berkas Kepengurusan ke Kesbangpol

Ketua DPD IWO Indonesia Kabupaten Aceh Tenggara, Ilyas (kiri) menyerahkan SK kepengurusan dan diterima Kasubbid Organisasi Kemasyarakatan Badan Kesbangpol Agara, Hakiki SE, di Kantor Badan Kesbangpol Agara, Kutacane, Kamis (4/5/2023) siang. FOTO/ MTIS

Kabarnanggroe.com, Kutacane – Dewan Pengurus Daerah Ikatan Wartawan Online Indonesia (DPD IWO-I) Kabupaten Aceh Tenggara, menyerahkan berkas kepengurusan kepada Badan Kesatuan Bangsa dan Politik di Kantor Kesbangpol Agara, Kutacane lama, Kecamatan Babussalam, Kamis (4/5/2023) siang.

Penyerahan berkas tersebut, dipimpin langsung oleh ketua DPD IWO,I. Kabupaten Aceh Tenggara, Ilyas, bersama Sekertaris, Mahyudin Arzifi dan Bendahara, Kamisin serta beberapa orang anggotanya. Kedatangan Ketua IWO-I Agara beserta rombongan di sambut langsung oleh, Kasubbid Organisasi Kemasyarakatan, Hakiki SE, diruangkerjanya.

Ketua DPD IWO-I Aceh Tenggara (Agara), Ilyas yang juga pewarta mediaposaceh.com mengatakan penyerahan dokumen SK kepengurusan merupakan salah satu syarat mendaftarkan organisasi di Kabupaten Aceh Tenggara kepada Pemerintah Kabupaten melalui Badan Kesbangpol Agara.

“Ikatan Wartawan Online Indonesia dapat memberikan aspirasi masyarakat di kabupaten Aceh Tenggara dalam bidang kontrol sosial dan menjalin kerja sama dengan pemerintahan daerah dan bersinergi dengan aparat penegak hukum,” katanya.

Ketua DPD IWO-I Agara Ilyas, menjelaskan sebagaimana tercantum dalam dokumen kepengurusan visi dan misi IWO Indonesia, dimana visinya adalah untuk terwujudnya pers bebas, profesional, independent, dan sejahtera yang menjunjung tinggi demokrasi dan terwujudnya tugas pengawasan, kritik, koreksi, dan saran terhadap hal-hal yang berkaitan dengan kepentingan umum.

Selain itu, misi IWO Indonesia ada tujuh diantaranya pertama Memperjuangkan kebebasan pers dan hak publik untuk mendapatkan informasi, kedua Meningkatkan profesionalisme wartawan online. Ketiga Memperjuangkan kesejahteraan pekerja media dan keempat Mengembangkan demokrasi dan keberagaman.

Sedangkan kelima, Memperjuangkan isu perempuan dan minoritas melalui media. Keenam Memperjuangkan hak wartawan dan pekerja pers perempuan dan misi ketujuh IWO Infonedia yakni terlibat dalam pemberantasan korupsi, ketidakadilan, dan kemiskinan.

Maka untuk itu, kata Ilyas, untuk mewujudkan visi dan misi IWO Indonesia akan menggalang solidaritas di kalangan komunitas pers dan masyarakat sipil lainnya di tingkat nasional dan internasional. Meningkatkan profesionalisme jurnalis dan menegakkan etika profesi. Berperan aktif dalam upaya pengembangan usaha pers yang sehat, demi tercapainya kesejahteraan pekerja pers.

Bekerjasama dengan pihak lain memerangi korupsi, ketidakadilan, dan kemiskinan, serta menjamin tersedianya akses informasi bagi masyarakat.

Lebih lanjut Ketua DPD IWO Indonesia Kabupaten Aceh Tenggara, Ilyas berharap agar pemerintah daerah dan semua pihak dapat mensuport dan mendukung IWO Indonesia Aceh Tenggara untuk dapat mewujudkan visi dan misi IWO Indonesia. “Tanpa dukungan dan kerjasamanya maka tidak akan dapat terwujud dan tidak akan dapat berkembang dengan baik organisasi kami ini,” demikian Ilyas, Ketua DPD IWO Indonesia Kabupaten Aceh Tenggara.(MTis/*)