Kabarnanggroe.com, Subulussalam – Wali Kota Subulussalam HM Rasyid Bancin mengkhawatirkan adanya jaringan lintah darat di wilayahnya dengan meminta warga menjauhi riba.
Hal tersebut disampaikannya saat memberikan kata sambutan pada acara pelantikan Dewan Syariah Kota (DSK) Subulussalam masa jabatan 2024-2029, di aula kantor Majelis Permusyawaratan (MPU) Kota Subulussalam, Kamis (13/3/2025) dengan mengawali mengutip ayat suci Quran berkenaan dengan riba.
“Selamat dan sukses atas dilantiknya sebagai anggota Dewan Syariah Kota (DSK) Subulussalam, “ ujarnya kepada tiga anggota DSK Subulussalam, Karmila Fordaus SPdI, Dr Sabaruddin S dan Ida Royani Pasi MEI.
Dia berharap DSK dapat melakukan perubahan pola pikir masyarakat berkaitan perbedaan bank konvensional dan bank syariah, termasuk lembaga keuangan seperti koperasi untuk beralih ke syariah.
Dia menyatakan ada dugaan praktek simpan pinjam keuangan di masyarakat dengan sistem riba agar segera ditelusuri, sehingga keberadaannya tidak akan dapat merugikan masyarakat.
“Mari selamatkan negeri ini dari lintah darat dan menghapus riba di Bumi Kota Subulussalam,“ ujarnya, seperti dikutip dari Humas Subulussalam, Jumat (4/4/2025).
Dia menegaskan tanggung jawab ini bukan saja pada Wali Kota, Wakil Wali Kota, namun menjadi tanggung jawab bersama untuk menyelamatkan daerah ini dari bahaya riba.
Menanggapi hal itu Ketua Dewan Syariah Kota (DSK) Subulussalam 2029 Karmila Firdaus menyampaikan terima kasih kepada Wali Kota, Wakil Wali Kota atas dukungan lahirnya DSK, sehingga pihaknya akan bisa menjalankan amanah ini dengan bai.
“Kita harus bangga dengan lahirnya Undang-Undang Pemerintah Aceh,“ ujarnya. Karmila menjelaskan pihaknya memiliki tugas, antara lain mengawasi penerapan fatwa Dewan Syariah Nasional (DSN) atas produk dan transaksi Lembaga Keuangan Syariah (LKS).
Lainnya, seperti surat edaran (Ta’limat) kepada LKS, melakukan koordinasi dan konsolidasi antar Dewan Pengawas Syariah (DPS) pada setiap LKS, koordinasi dengan DSN melalui Dewan Syariah Aceh (DSA).
Kemudian, melakukan koordinasi dan konsolidasi dengan DSA, memberikan rekomendasi bagi calon DPS LKS dan sosialisasi edukasi pelatihan. Karmila menegaskan pihaknya akan mendata dan menelusuri untuk memastikan sistem keuangan yang digunakan, apa masih konvensional atau sudah syariah.
Dia meminta dukungan Wali Kota, stakeholder dan masyarakat Kota Subulussalam, sehingga bisa menjalankan tugas dengan baik dan diridhai Allah SWT. Turut hadir Wakil Wali Kota Subulussalam Nasir, Ketua MPU dan perwakilan Forkopimda, pejabat eselon II Pemko Subulussalam serta pimpinan bank.(Muh)