Kabarnanggroe.com, Jakarta – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan masih ada 11 daerah di Aceh dan Sumatera Barat yang memperpanjang status tanggap darurat bencana.
Sebanyak 10 kabupaten/kota yang memperpanjang tanggap darurat bencana berada di Aceh.
“Untuk status darurat dan transisi darurat di Aceh ini masih ada perpanjangan tanggap darurat yang dilakukan oleh sepuluh daerah, transisi darurat delapan daerah,” kata Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari dalam konpers, Minggu (4/1/2026).
Sementara itu di Sumbar, daerah yang masih memperpanjang status tanggap darurat bencana adalah Kabupaten Agam. Abdul menyebut sejumlah wilayah di Agam masih mengalami longsor susulan dalam beberapa hari terakhir.
Abdul menyebut jika terjadi hujan dengan intensitas sedang dalam durasi yang cukup lama, hal itu berpotensi menjadi longsor susulan.
“Kabupaten Agam ini yang beberapa kali hingga 3 hari yang lalu masih ada bencana longsor susulan, jadi banjir lumpur diikuti oleh batu-batu besar yang di daerah disebut galodo itu masih terjadi,” kata Abdul Muhari.
Abdul mengatakan di Sumut sudah tidak ada lagi daerah yang memperpanjang status tanggap darurat bencana.
“Di Sumatera Utara ini transisi darurat 14 daerah, tanggap darurat berakhir di dua daerah dan tidak diperpanjang,” ucapnya. (Muh/*)
Berikut daftar kabupaten/kota yang memperpanjang status tanggap darurat bencana:
Sumatra Barat
– Agam
Provinsi Aceh
– Pidie
– Pidie Jaya
– Bireuen
– Aceh Utara
– Bener Meriah
– Aceh Timur
– Aceh Tengah
– Nagan Raya
– Gayo Lues
– Aceh Tamiang






