DPW Wahdah Islamiyah Aceh dan DPD Banda Aceh Perkuat Sinergi dengan DPRK

Kabarnanggroe.com, Banda Aceh — Semangat membangun umat dan bangsa terus digaungkan melalui sinergi antara organisasi masyarakat Islam dan lembaga legislatif. Ketua DPW Wahdah Islamiyah Aceh, Ustaz Muhammad Hatta Selian, Lc, M.Ag, bersama Ketua DPD Wahdah Islamiyah Banda Aceh, Ustaz Abdi Humam, S.H, melakukan audiensi dengan DPRK Banda Aceh, Selasa (3/8/2026).

Audiensi tersebut menjadi bagian dari ikhtiar strategis dalam membangun komunikasi yang konstruktif antara Wahdah Islamiyah dan DPRK Banda Aceh, guna menghadirkan program-program yang berdampak nyata bagi masyarakat.

Ustaz Muhammad Hatta menyampaikan, pertemuan ini juga memiliki makna penting menjelang pelaksanaan Muktamar V Wahdah Islamiyah, forum nasional organisasi yang menjadi momentum evaluasi, konsolidasi, serta penetapan arah gerakan dakwah ke depan.

Nilai persatuan dan kolaborasi yang diusung dalam muktamar tersebut semakin menguatkan komitmen Wahdah Islamiyah untuk berkontribusi aktif dalam pembangunan umat dan bangsa.

Dalam kesempatan itu, Wahdah Islamiyah Aceh menegaskan komitmen terus menjadi mitra strategis pemerintah dan lembaga legislatif, khususnya dalam bidang pendidikan, dakwah, sosial, kesehatan, serta pemberdayaan ekonomi umat.

Sinergi antara Wahdah Islamiyah dan DPRK Banda Aceh diharapkan dapat menjadi jembatan dalam menghadirkan berbagai gagasan dan program yang berpihak kepada kepentingan masyarakat. Sejumlah ruang kolaborasi yang dapat dikembangkan antara lain penguatan generasi Qur’ani melalui pendidikan Al-Qur’an dan tahfizh, pembinaan anak dan remaja, serta peningkatan kualitas pendidikan Islam.

Selain itu, penguatan ketahanan keluarga dan karakter masyarakat juga menjadi fokus melalui program edukasi keluarga, pembinaan generasi muda, serta internalisasi nilai-nilai moral dalam kehidupan sosial. Di bidang kesehatan, kolaborasi diarahkan pada edukasi pola hidup sehat, pelayanan sosial kesehatan, serta program pencegahan penyakit berbasis masyarakat.

Menurutnya, tidak kalah penting, pemberdayaan ekonomi umat menjadi perhatian melalui pengembangan UMKM, pelatihan kewirausahaan, serta penguatan ekonomi syariah guna mendorong kemandirian masyarakat. Sementara itu, pelayanan sosial dan kemanusiaan juga menjadi ruang sinergi dalam membantu masyarakat yang membutuhkan serta menghadirkan solusi atas berbagai persoalan sosial.

Ustaz Muhammad Hatta, menegaskan bahwa pembangunan umat membutuhkan keterlibatan semua pihak. Organisasi masyarakat, pemerintah, dan lembaga legislatif harus berjalan beriringan dalam semangat kebersamaan dan kolaborasi.

“Sinergi adalah kunci. Dengan kolaborasi yang kuat, kita optimistis dapat menghadirkan gerakan dakwah yang lebih terbuka, inklusif, dan memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat,” pungkasnya.(Herman/*)

Exit mobile version