Dua Hari Dicari, Nelayan Meukek Ditemukan Meninggal di Samudera Hindia

Tim gabungan evakuasi seorang nelayan asal Kecamatan Meukek, Kabupaten Aceh Selatan, yang sebelumnya dilaporkan hilang saat melaut di perairan Samudera Hindia, Jumat (18/9/2026) FOTO/ PENDIM ACEH SELATAN

Kabarnanggroe.com, Tapaktuan – Tim gabungan menemukan seorang nelayan asal Kecamatan Meukek, Kabupaten Aceh Selatan, yang sebelumnya dilaporkan hilang saat melaut di perairan Samudera Hindia.

Setelah dua hari pencarian, korban bernama Edi Anto (42) ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Jumat (18/9/2026).
Edi merupakan warga Dusun Darul Madyan, Desa Tanjung Harapan, Kecamatan Meukek. Korban ditemukan sekitar 12 mil dari bibir pantai Meukek.

Pencarian hari kedua dimulai sejak Jumat pagi. Tim gabungan yang terdiri dari unsur TNI, Polri, BPBD, Basarnas, dan masyarakat terlebih dahulu melakukan koordinasi serta pembagian tugas sebelum menyisir wilayah perairan.

Korban dibawa kerumah sakit dengan ambulace setelah nelayan asal Kecamatan Meukek, Kabupaten Aceh Selatan, ditemukan, Jumat (18/9/2026). FOTO/ PENDIM ACEH SELATAN

Penyisiran dilakukan dari titik awal korban dilaporkan hilang hingga sejumlah lokasi di perairan Samudera Hindia wilayah Kecamatan Meukek.

Setelah beberapa jam menyisir perairan, tim akhirnya menemukan korban. Jenazah kemudian dievakuasi ke posko pencarian di Desa Keude Meukek untuk selanjutnya diserahkan kepada pihak keluarga.

Batituud Koramil 03/Meukek, Peltu Adri Rahdian, membenarkan korban telah ditemukan dan dievakuasi.

“Saat ini jenazah sudah berhasil dievakuasi setelah ditemukan sekitar 12 mil dari bibir pantai Meukek. Jenazah sudah berada di posko pencarian di Desa Keude Meukek dan selanjutnya akan diserahkan kepada pihak keluarga untuk proses pemakaman,” ujar Adri.

Adri menyampaikan apresiasi kepada seluruh unsur yang terlibat dalam pencarian selama dua hari.

Menurut dia, proses pencarian melibatkan TNI, Polri, BPBD, Basarnas, dan masyarakat.

“Alhamdulillah, setelah dilakukan pencarian selama dua hari, korban akhirnya berhasil ditemukan. Kami turut berduka cita atas musibah ini dan berharap keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan serta kekuatan,” kata Adri.(Ade)

Exit mobile version