Kabarnanggroe.com, Banda Aceh – Target 2,5 juta wisatawan bukanlah angka yang muluk-muluk. Target tersebut bisa tercapai dengan mudah dengan cara menguatkan kolaborasi dan inovasi dari para pelaku usaha di industri pariwisata.
“Kolaborasi ini sangat penting untuk mendukung peningkatan jumlah wisatawan yang datang. Sebab, para pelaku usaha pariwisata memiliki produk dan pemerintah memiliki kebijakan untuk menggencarkan promosi wisata,” ujar Azwani Awi, Ketua Asosiasi Pelaku Pariwisata Indonesia (ASPPI) DPD Aceh, di Banda Aceh, Sabtu (4/2/2023).
Untuk promosi ini, juga perlu mapping market, sehingga target pemasarannya tepat sasaran. Ini penting agar sesuai dengan market Aceh, seperti pasar Asia. Sistem promosinya bisa dilakukan dengan memanfaatkan kegiatan promosi seperti Asian Tourism Forum, Indonesian Travel Mart, dan kegiatan selling lainnya.
“Saat ini, pangsa pasar wisata Aceh masih pendatang dari Asia. Jadi, gelontoran budget promosi Aceh juga harus tepat sasaran untuk domestik dan Asia,” katanya.
Kalau mau menjelajah pasar Eropa, harus disesuaikan marketnya. Untuk Aceh, pasar Eropa lebih pada Turki dan Rusia. Bukan seperti Inggris, Perancis, dan German yang tak mengena dengan market wisata Aceh.
Untuk mendukung upaya promosi ini, ASPPI Aceh juga berkolaborasi dengan Disbudpar Aceh dengan melaksanakan kegiatan Aceh Travel Mart 3.0. Rencananya, kegiatan ini dilaksanakan pada 7-11 Maret 2023 dengan menyasar pasar Banda Aceh dan Aceh Tengah.
Pada kegiatan ini, ASPPI Aceh mengundang 200 potential buyer dari pelaku pariwisata di Indonesia dan Mancanegara. Kegiatan ini mempertemukan Buyer dari luar Aceh dengan Seller yang menjual produk wisata Aceh.
Selain kolaboratif, saat ini pelaku usaha pariwisata yang tergabung di ASPPI sudah mencoba mengaplikasi inovatif dan adaptif. Setiap menghandle tamu wisata, member ASPPI tak hanya berpedoman pada something to see, tapi juga mengaplikasikan something to do dan somthing to buy.
Ini dilakukan agar produk wisata yang ditawarkan lebih menarik dan atraktif, sehingga menambah daya tarik wisatawan mengunjungi Aceh. “Apabila konsep kolaboratif, inovatif, dan adaptif ini terus dipraktikkan, kami yakin, target 25 juta wisatwwan di Aceh bisa tercapai pada semester pertama,” demikian Azwani Awi, Ketua ASPPI Aceh.(Mar/*)






