Kabarnanggroe.com, Kota Jantho – Sejumlah masyarakat di Ladong, sesalkan kurangnya penyesuaian pada pelaksanaan bazar pangan murah yang digelar Pemerintah Kabupaten Aceh Besar. Seorang warga Nurbaiti menyebutkan, pelaksanaan bazar pangan murah harus dilakukan dengan menerapkan penyesuaian yang tepat berdasarkan kebutuhan yang berbeda-beda.
“Seharusnya pemerintah lebih dapat menyesuaikan terkait kebutuhan utama masyarakat yang berdasarkan daerah yang berbeda-beda,” ungkapnya, saat menghadiri bazar pangan murah, di halaman Masjid Jamik Ladong, Aceh Besar, Selasa (2/4/2024).
Menurutnya, beras menjadi kebutuhan utama masyarakat di Ladong. Hal itu dikarenakan, kawasan Ladong dan sekitarnya tidak memiliki lahan sawah sebagai tempat menanam padi.
“Yang sangat kami butuhkan itu adalah beras, karena kawasan kami ini tidak ada lahan persawahan,” jelas Nurbaiti.

Senada itu, seorang warga lainnya Yusni mengatakan, bahan pangan yang ada pada bazar pangan murah tersebut dinilai kurang tepat. Pasalnya, bahan pangan seperti cabai dan bawang tidak harus menjadi bahan pangan yang disediakan pada bazar yang dikhususkan untuk masyarakat Ladong dan sekitarnya.
“Kalau sepeti bawang dan cabai, tapi kami hanya membeli secukupnya saja,” terangnya.
Di sisi lain, menjelang hari raya Idul Fitri 1445 Hijriah, Yusni menyatakan bahwa bahan pangan berupa tepung dinilai lebih tepat untuk disediakan pada bazar pangan murah tersebut.
“Ini kan sudah hampir lebaran, lebih bagus lagi jika pada bazar pangan murah ini disediakan tepung sebagai pengganti bawang dan cabai,” tutupnya.(Aldi)






