Kabarnanggroe.com, Banda Aceh – Persiraja Banda Aceh berhasil meraih angka dalam dua pertandingan hingga pekan 14 di kandang lawan (away) Liga 2 Pegadaian Championship.
Laskar Rencong membawa pulang dua angka hasil bermain seri atas FC Bekasi City, 0 – 0, Sabtu (3/1/2026) di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi dan Garudayaksa FC dengan skor 1 – 1 di Stadion Pakan Sari, Bogor, Jawa Barat, Senin (29/12/2025).
Dengan hasil seri di dua pertandingan Persiraja masih mempertahankan posisinya di peringkat ke empat klasemen sementara dengan 14 kali bertanding, agregat 21 – 15, point skor 20.
Meraih dua angka sekaligus mewujudkan tekad dan misi Laskar Rencong membawa pulang poin dari dua laga di Pulau Jawa.
Pada pertandingan dengan FC Bekasi City, pasukan Ahyar Ilyas tampil menyerang, sehingga sedikit lebih unggul dari tuan rumah.
Sejumlah peluang diperoleh Miftahhul Hamdi dkk, namun tidak menghasilkan gol, karena ketat dan disiplin serta taktisnya pemain belakang Bekasi mengawasi dan menjaga area pertahanannya.
Meski bermain di kandang lawan, Persiraja menunjukkan keunggulan dalam permainan atas Bekasi. Ini terlihat dari jumlah tendangan sudut yang diperoleh Tim dari Banda Aceh ini, empat berbanding satu.
Begitu juga dalam penguasaan bola, the orange ini juga lebih unggul dari Bekasi City, namun tidak berhasil membobolkan gawang Bekasi yang dikawal Ikram Al Giffari.
Bahkan Persiraja menguasai permainan dengan jumlah pemain yang lengkap, setelah Bekasi bermain dengan 10 pemain, karena seorang pemainnya, Ramadhan mendapat akumulasi dua kartu kuning di menit ke 45.
Meski begitu Bekasi City, tetap melakukan serangan balik, yang membahayakan gawang Persiraja yang dikawal M Reza.
Tim Konsisten
Pelatih Persiraja, Ahyar Ilyas mengatakan, bersyukur hasil pertandingan seri 0 – 0 yang diperoleh timnya atas Bekasi City.
Ia juga bersyukur, Persiraja bisa membawa pulang dua point hasil dari dua pertandingan away di Pulau Jawa, sekaligus telah mewujudkan misi meraih point dalam laga away (tandang) ini.
Ia menyebutkan, timnya telah mewujudkan tekad meraih hasil positif sebagai bentuk persembahan dan pelipur lara bagi warga Aceh yang tengah berjuang bangkit dari musibah banjir dan longsor.
Bencana alam yang melanda Tanah Rencong turut dirasakan oleh keluarga sebagian pemain Persiraja. Kondisi itulah memotivasi para pemain untuk bermain maksimal meraih angka.
Hasil tersebut dipersembahkan khusus untuk masyarakat Aceh sebagai simbol keteguhan dan semangat pantang menyerah.
Katanya, dalam pertandingan dengan Garudayaksa (pimpinan klasemen) dan Bekasi seluruh pemain menunjukkan konsistensi permainan maksimal. (Sdm).






