19 Kepala KUA Aceh Besar Dilantik, Yahwa: Tak Hanya Catat Nikah, Perkuat Layanan Keagamaan

Kabarnanggroe.com, Banda Aceh — Sebanyak 19 Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) di lingkungan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Aceh Besar resmi dilantik di Aula Kanwil Kementerian Agama Provinsi Aceh, Banda Aceh, Rabu, 2 September 2026, yang diharapkan menjadi momentum memperkuat kualitas layanan keagamaan di tengah masyarakat.

Pelantikan dilakukan oleh Kepala Kanwil Kemenag Aceh Drs H Azhari MSi. Turut dihadiri Kepala Kantor Kemenag Aceh Besar H Saifuddin SE didampingi Kepala Seksi Bimas Islam H Khalid Wardana MSi.

Kepala Kantor Kemenag Aceh Besar Saifuddin mengatakan Aceh Besar memiliki 23 kecamatan. Sebagian kepala KUA telah cukup lama menduduki jabatan di wilayah yang sama sehingga diperlukan penyegaran organisasi sesuai perintah peraturan.

“Bahkan ada yang sudah delapan dan sembilan tahun di KUA itu saja. Jadi empat kecamatan sudah lebih dulu dilantik, dan yang hari ini adalah sisanya, ada 19 kepala KUA. Semoga amanah ini dikerjakan dengan baik dan integritas tinggi,” ujar Saifuddin usai pelantikan.

Menurut Yahwa–sapaan akrab Saifuddin, penyegaran jabatan itu bukan sekadar rotasi administratif, melainkan bagian dari upaya memperkuat peran KUA sebagai garda terdepan pelayanan Kementerian Agama di tengah masyarakat.

Ia berharap kepala KUA yang baru dapat menghadirkan kepemimpinan yang lebih inklusif dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat. Seluruh fungsi KUA, lanjut Yahwa, harus dijalankan secara optimal dan layanan diberikan secara proporsional.

“Kita berharap seluruh fungsi KUA dapat terlaksana maksimal dan seluruh jenis layanan KUA dapat disediakan secara proporsional,” katanya.

KUA Tak Sekadar Tempat Catat Nikah

Ia menambahkan transformasi KUA dalam beberapa tahun terakhir membuat KUA tidak lagi dianggap hanya sebagai tempat pencatatan pernikahan. KUA kini memiliki cakupan layanan keagamaan yang lebih luas.

Selain pencatatan nikah, KUA berperan dalam pembinaan keluarga, bimbingan perkawinan, kemasjidan, zakat dan wakaf, hisab rukyat, serta penguatan kehidupan keagamaan masyarakat.

“Oleh karena itu, kepala KUA tidak hanya harus mampu secara administratif, tetapi juga mampu membangun komunikasi dan pelayanan yang dekat dengan masyarakat di kecamatan, maupun gampong,” ujarnya.

Pelantikan 19 kepala KUA di Aceh Besar menjadi bagian dari langkah memperkuat fungsi tersebut. Para pejabat baru diharapkan mampu membaca kebutuhan masyarakat di wilayah kerja masing-masing dan menerjemahkan dalam pelayanan keagamaan yang mudah diakses.

“Kami berharap seluruh KUA dapat semakin optimal, responsif, dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat yang terus berkembang,” demikian Yahwa.

Kepala Kanwil Kemenag Aceh Azhari meminta agar KUA harus memperkuat perannya sebagai ujung tombak Kementerian Agama dalam membimbing masyarakat menghadapi berbagai tantangan dan fenomena sosial.

Menurut Azhari, tugas KUA tidak hanya berkaitan dengan pelayanan administrasi keagamaan, tetapi juga bagaimana memberikan edukasi dan pendampingan kepada masyarakat gampong dalam menghadapi persoalan yang berkembang di era ini.

“Kita harus peka dengan kondisi Aceh hari ini. Ada isu HIV dan perkembangan LGBT yang begitu masif dan perlu menjadi perhatian bersama. Kita harus hadir memberikan dukungan kepada masyarakat, membimbing dan mengedukasi agar jauh dari perbuatan itu,” kata Azhari.

Peran itu, lanjut dia, dapat diperkuat melalui para penyuluh agama yang berada di KUA. Penyuluh memiliki posisi strategis untuk menyampaikan edukasi keagamaan dan sosial kepada masyarakat secara tepat dan berkelanjutan, seperti khutbah, setelah pengajian, maupun kegiatan sosial dan keagamaan lainnya.

“Penyuluhan bisa dilakukan di mana saja, baik melalui khutbah, saat pengajian, maupun di berbagai tempat lainnya,” ujarnya.

Berikut daftar kepala KUA di lingkungan Kemenag Aceh Besar yang baru dilantik,

1. M RIDHA – Kepala KUA Baitussalam
2. BAHARUDDIN – Kepala KUA Blang Bintang
3. JALALUDDIN – Kepala KUA Darul Kamal
4. SULAIMAN MASUDI – Kepala KUA Lembah Seulawah
5. ANAS – Kepala KUA Kota Jantho
6. IMAMAN – Kepala KUA Kuta Cot Glie
7. MUSTAMIR – Kepala KUA Kuta Malaka
8. HAMDANI – Kepala KUA Ingin Jaya
9. MUHAMMAD ZAINI – Kepala KUA Leupung
10. FUADI – Kepala KUA Lhoknga
11. MUNAWARSYAH – Kepala KUA Lhoong
12. FAJRI – Kepala KUA Montasik
13. AGUS SUARDI – Kepala KUA Peukan Bada
14. NIZARDI MUKHLIS – Kepala KUA Pulo Aceh
15. SAIFUDDIN – Kepala pada KUA Seulimuem
16. JAFARUDDIN – Kepala KUA Simpang Tiga
17. MURTADHA – Kepala KUA Sukamakmur
18. JAMHUR – Kepala KUA Indrapuri
19. MUHAMMAD – Kepala KUA Masjid Raya

Exit mobile version