Kabarnanggroe.com, Aceh Besar — Karya puisi berjudul “Air Mata Langit Negeri” dan “Duka Luka Sumatera” yang ditulis oleh Ansar Salihin dengan nama pena Win Ansar berhasil lolos dalam kurasi sekaligus diundang dalam Pertemuan Penyair Nusantara (PPN) XIV Aceh–Indonesia. Dalam ajang tersebut, Ansar Salihin juga tercatat sebagai perwakilan Indonesia yang diikuti oleh 14 Nagara peserta PPN.
Tercatat sebanyak 304 peserta dari berbagai daerah di Indonesia dan 14 Negara lolos kurasi PPN XIV. Melalui proses kurasi yang ketat, karya Ansar Salihin yang merupakan guru di MAN 1 Aceh Besar dinyatakan lolos dan memperoleh undangan resmi untuk mengikuti rangkaian kegiatan. Hasil pengumuman kurasi tersebut disampaikan pada 31 Mei 2026 setelah melalui penilaian dewan kurator.
PPN XIV Aceh–Indonesia dilaksanakan pada 22–28 Mei 2026 dan berlangsung di empat kabupaten di Provinsi Aceh. Kegiatan ini menjadi ruang pertemuan para penyair Nusantara untuk memperkuat jejaring sastra, berbagi gagasan, serta menghadirkan karya-karya yang merefleksikan isu sosial, budaya, dan kemanusiaan.
Kepala MAN 1 Aceh Besar, Arjuna, S.Pd., M.Pd., menyampaikan apresiasi dan rasa bangga atas capaian tersebut. Ia menegaskan bahwa keberhasilan ini menjadi bukti bahwa guru tidak hanya berperan dalam dunia pendidikan, tetapi juga mampu tampil sebagai representasi Indonesia dalam ruang sastra nasional.
“Madrasah memberikan dukungan penuh agar prestasi ini terus berkembang dan menjadi inspirasi bagi peserta didik” Jelasnya.
Sementara itu, Ansar Salihin menyampaikan rasa syukur atas kepercayaan yang diberikan kepadanya sebagai perwakilan Indonesia dalam PPN XIV. Ia menjelaskan bahwa kedua puisi tersebut lahir dari refleksi mendalam terhadap krisis lingkungan dan sosial di masyarakat.
“Keikutsertaan dalam PPN ini dapat memperluas ruang apresiasi sastra Indonesia di tingkat Nusantara serta menguatkan peran puisi sebagai suara kemanusiaan dan kepedulian terhadap alam” kata Ansar. (Herman/*)
