Hari Kesaktian Pancasila, Dandim Aceh Selatan Ingatkan Bijak Bermedia Sosial

Peringatan Hari Kesaktian Pancasila di Kabupaten Aceh Selatan tidak hanya menjadi agenda seremonial. Komandan Kodim (Dandim) 0107/Aceh Selatan

Kabarnanggroe.com, Tapaktuan – Peringatan Hari Kesaktian Pancasila di Kabupaten Aceh Selatan tidak hanya menjadi agenda seremonial. Komandan Kodim (Dandim) 0107/Aceh Selatan Letkol Inf Andrino D.N. Lubis mengingatkan masyarakat, khususnya generasi muda, agar menjaga persatuan dan bijak menggunakan media sosial.

Pesan itu disampaikan Andrino setelah memimpin Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila 2026 tingkat Kabupaten Aceh Selatan di halaman Kantor Bupati Aceh Selatan, Kamis (1/10/2026).

Upacara tersebut dihadiri Sekretaris Daerah Aceh Selatan, unsur Forkopimda, para asisten, kepala SKPK, serta personel TNI, Polri, ASN dan pelajar.

Menurut Andrino, peringatan Hari Kesaktian Pancasila menjadi momentum untuk kembali mengingat kedudukan Pancasila sebagai dasar negara dan pedoman dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.

Para ASN Pemkab Aceh Selatan mengikuti Peringatan Hari Kesaktian Pancasila 2026 tingkat Kabupaten Aceh Selatan di halaman Kantor Bupati Aceh Selatan, Kamis (1/10/2026). FOTO/PENDIM ACEH SELATAN

“Hari Kesaktian Pancasila menjadi pengingat bahwa Pancasila adalah fondasi kehidupan berbangsa dan bernegara. Nilai-nilainya harus terus kita amalkan dalam kehidupan sehari-hari untuk menjaga persatuan dan keutuhan NKRI,” ujarnya.

Ia mengatakan keberagaman suku, agama dan budaya merupakan bagian dari kekayaan Indonesia. Karena itu, perbedaan perlu disikapi dengan saling menghormati dan menghargai.

Di Aceh Selatan, kata Andrino, Kodim 0107/Aceh Selatan bersama pemerintah daerah dan unsur terkait terus membangun sinergi melalui berbagai kegiatan yang melibatkan masyarakat.

“TNI hadir di tengah masyarakat melalui komunikasi sosial, pembinaan teritorial, gotong royong dan berbagai kegiatan kemasyarakatan. Kami berupaya menumbuhkan kebersamaan, kepedulian dan semangat cinta tanah air,” ungkapnya.

Andrino juga menekankan bahwa pengamalan Pancasila tidak berhenti pada peringatan setiap 1 Oktober. Menurut dia, nilai tersebut dapat diwujudkan melalui kepedulian terhadap lingkungan sosial, gotong royong, serta keterlibatan masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah.

Perhatian khusus disampaikannya kepada generasi muda yang sehari-hari berhadapan dengan perkembangan teknologi dan media sosial.

“Generasi muda harus bijak menggunakan media sosial, tidak mudah percaya informasi yang belum terverifikasi dan tidak mudah terprovokasi. Gunakan teknologi untuk hal positif serta tetap menjunjung etika,” pesannya.

Ia kemudian mengajak masyarakat menjadikan Pancasila sebagai pedoman dalam kehidupan sehari-hari sekaligus meneruskan nilai-nilainya kepada generasi berikutnya.

“Pancasila adalah rumah bersama mari kita amalkan dan kita wariskan nilai-nilainya kepada generasi penerus,” pungkasnya.(Ade)

 

Exit mobile version