Kabarnanggroe.com, ACEH BESAR – Anwar AR resmi dilantik kembali sebagai Mukim Empe Ara, Kecamatan Indrapuri, Kabupaten Aceh Besar, untuk masa bakti 2026–2031. Pelantikan yang berlangsung khidmat di Masjid Tuha Indrapuri, Jumat (31/7/2026), menjadi awal kepemimpinan periode keduanya setelah sebelumnya mengemban amanah sebagai mukim pada periode 2021–2026.
Dalam sambutannya, Anwar AR menyampaikan rasa syukur atas kepercayaan yang kembali diberikan masyarakat. Ia juga memohon maaf atas segala kekurangan selama memimpin pada periode sebelumnya serta mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus memperkuat persatuan dan menjaga nilai-nilai adat yang menjadi identitas masyarakat Aceh.
“Terima kasih atas kepercayaan yang kembali diberikan kepada saya untuk memimpin Mukim Empe Ara. Saya juga memohon maaf atas segala kekurangan selama menjalankan amanah pada periode sebelumnya. Insya Allah, ke depan kita akan terus bersama-sama menjaga persatuan dan melestarikan adat istiadat Aceh,” ujarnya.
Anwar menegaskan bahwa adat merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan masyarakat Aceh. Menurutnya, falsafah “Adat bak Poe Teumeureuhom, Hukum bak Syiah Kuala” adalah ungkapan atau hadih maja dari Bahasa Aceh yang artinya urusan adat bersumber dari pemerintah atau raja (Poteumeureuhom), sedangkan urusan hukum agama atau syariat bersumber dari ulama (Syiah Kuala). harus terus dijaga dan diimplementasikan dalam kehidupan bermasyarakat.
Sebagai contoh nyata pelestarian adat, ia menyebut tradisi seulangke, yakni perantara dalam proses lamaran pernikahan, yang hingga kini masih dijalankan oleh masyarakat di gampong-gampong dalam wilayah Mukim Empe Ara.
Sementara itu, Camat Indrapuri, Azhar, S.Sos., berharap kepemimpinan Mukim Empe Ara mampu menjadi perekat seluruh elemen masyarakat serta memperkuat implementasi adat di setiap gampong.
“Dengan adanya mukim, saya berharap dapat mempersatukan seluruh elemen masyarakat, mempererat kembali persatuan antar-gampong di Mukim Empe Ara, serta meningkatkan implementasi nilai-nilai adat istiadat dalam kehidupan masyarakat,” kata Azhar.
Ketua Panitia Pelantikan, Fazlan Kausar, S.Pd., menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi menyukseskan rangkaian kegiatan, mulai dari proses pemilihan calon mukim hingga pelaksanaan pelantikan.
“Alhamdulillah, berkat kerja sama semua pihak, seluruh tahapan mulai dari pemilihan calon hingga pelantikan dapat terlaksana dengan baik, aman, dan lancar. Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh panitia, pemerintah kecamatan, aparatur gampong, tokoh masyarakat, serta semua pihak yang telah memberikan dukungan,” ungkap Fazlan.
Prosesi pelantikan turut dihadiri Camat dan Sekretaris Camat Indrapuri, Kapolsek Indrapuri, Danramil Indrapuri, Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Indrapuri, unsur Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Kecamatan Indrapuri, Ketua Forum Keuchik, para Ketua Mukim Reukih dan Mukim Jruek, lima Imum Masjid se-Mukim Empe Ara, Keuchik dari 17 gampong yang bernaungan di Mukim Empe Ara, Imum meunasah, Tuha Peut gampong, Tuha Peut Mukim, Sekretaris Mukim (Sekkim), Babinsa, serta Tokoh Agama, Tokoh Adat, dan masyarakat.
Dengan Pelantikan ini semakin memperkuat sinergi antara pemerintah kecamatan, lembaga adat, aparatur gampong, dan masyarakat dalam mewujudkan kehidupan yang harmonis, religius, serta tetap berpegang teguh pada nilai-nilai adat istiadat Aceh. (Herman/*)
