Kabarnanggroe.com, Banda Aceh – Keberhasilan Kota Banda Aceh dalam meraih piala Adipura 2022 menjadi suatu kebanggaan bagi Pemerintah Kota (Pemko) Banda dan juga warga. Namun ternyata di eforia penyambutan piala Adipura 2022 yang digelar di Taman Sari tersebut ternyata PJ Wali Kota Bakri Siddiq tidak mengundang Wali Kota sebelumnya yang turut andil dalam perolehan anugerah Adipura itu.
Menanggapi hal tersebut, Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Kota (DPRK) Banda Aceh Ismawardi, SPd menyayangkan sikap Pj Wali Kota Banda Aceh Bakri Siddiq yang tak mengundang Aminullah selaku Wali Kota lama yang telah turut bekerja dalam memperoleh piala ditingkat nasional itu.
Ini menunjukkan bahwa Pj Wali Kota Bakri Sidik telah mempertontonkan kepada masyarakat betapa tidak menghargai hasil karya orang lain kalau bahasa aceh “pajoh boh manok mirah” ambil yang enak-enak saja.
“Seharusnya Wali Kota lama diundang sebagai apresiasi dan juga telah bekerja untuk kota ini. Kalau kita tidak menghargai orang lain jangan bermimpi kita juga akan di hargai oleh orang lain,” tegas Ismawardi, Rabu (1/3/2023).
Sebelumnya, Pemerintah Kota Banda Aceh kembali membawa pulang Piala Adipura 2022. Penghargaan tertinggi di bidang lingkungan hidup, kebersihan, dan pengelolaan sampah itu terakhir diraih Banda Aceh pada 2017 silam.
Politisi Partai Amanat Nasional(PAN) Kota Banda Aceh itu menambahkan, pasca Piala Adipura 2022 berhasil dibawa pulang, ia berharap jangan sampai ada lagi persoalan honor/insentif bulanan pasukan orange seperti kejadian awal tahun tertahan.
“Ketika Pj Wali Kota menjabat apa pun cerita hal seperti itu jangan terulang lagi,” pungkasnya. (WD/*)
