Kabarnanggroe.com, Banda Aceh – Banjir yang menerjang kawasan Desa Doy, Ulee Kareng, Banda Aceh sudah mulai surut sejak Jumat (28/11/2025) dini hari.
Pantauan pada Jumat pagi, ruas Jalan Adee Utama dan lorong-lorong menuju perumahan di kawasan yang sempat tergenang air sudah surut.
Warga juga sudah mulai membersihkan rumah dari lumpur bawaan banjir, seperti Warkop Indatue Kuphie, tempat Wali Kota Banda Aceh, Illiza Sa’aduddin Djamal memulai meninjau kawasan ini terendam banjir sampai setinggi lutut orang dewasa pada Kamis (27/11/2025) pagi.
Fitrizal, pemilik warkop Indatue Kuphie bersama koleganya membersihkan ruangan yang tertimbun lumpur bawaan banjir seusai diguyur hujan deras tiga hari berturut-turut pada Selasa (25/11/2025) sampai Kamis (27/11/2025).
Sedangkan area yang rendah seperti panglong kayu masih terendam air, sehingga tidak bekerja untuk memenuhi pesanan, seperti yang dialami cek Din di Jalan Adee Utama.
Sementara itu, masih ada satu titik jalan yang masih tergenang air, namun sudah bisa dilalui kendaraan.
Selain itu, sejumlah jalan menuju perumahan masih tergenang air, walau sudah mulai surut, seperti di Kebun Tomat, Ie Masen Kayee Adang, Ulee Kareng, Banda Aceh.
Hal serupa juga terlihat di kawasan Ie Masen Ulee Kareng dekat saluran yang membatasi dengan komplek DPRA sampai Jumat (28/11/2025) pagi.
Masih Jumat (28/11/2025) pagi, rombongan Gubernur Aceh, Muzakir Manaf alias Mualem berplat BL 1 A melintas di Jalan Adee Utama, diikuti sejumlah kendaraan.
Belum ada informasi tujuan rombongan Mualem ke kawasan Ulee Kareng ini.(Muh)
