Kabarnanggroe.com, Aceh Besar – Sebanyak 516 peserta dari 54 madrasah ibtidaiyah (MI) negeri dan swasta mengikuti Pekan Olahraga dan Seni (PORSENI) ke 8 tingkat MI se Kabupaten Aceh Besar tahun 2026.
Acara yang digelar Kelompok Kerja Kepala Madrasah Ibtidaiyah (K2M MI) Aceh Besar itu
dibuka Kepala Kantor Kementerian Agama Aceh Besar H Saifuddin SE di Kompleks MIN 5 Aceh Besar, Jeurla, Senin, 28 September 2026.
Saifuddin mengatakan ajang ini menjadi wadah bagi siswa madrasah untuk mengembangkan potensi di luar bidang akademik. Apalagi, olahraga dan seni menjadi salah satu hal penting dalam upaya membentuk kemampuan serta kepercayaan diri siswa.
“Porseni ini sarana menggali dan mengembangkan potensi siswa madrasah, tidak hanya dalam bidang akademik, tetapi juga non-akademik seperti seni dan olahraga,” kata Yahwa–sapaan akrab Saifuddin.
Yahwa menyebut Porseni telah melekat sebagai salah satu ajang yang identik dengan Kementerian Agama. Selain menjadi arena kompetisi, Porseni juga sarana silaturahmi antarkeluarga madrasah.
“Porseni ini jantungnya silaturahmi di Kementerian Agama. Dari berbagai wilayah Aceh akan berkumpul di satu tempat membawa perwakilan kabupaten dalam ajang tingkat Aceh,” ujarnya.
Kata mantan Kabag TU Kanwil Kemenag Aceh itu, pelaksanaan Porseni tingkat provinsi sempat ditiadakan sejak pandemi Covid-19 karena adanya pembatasan kegiatan dan larangan berkumpul.
“Namun tahun ini kegiatan tingkat provinsi kembali digelar dengan nama Apresiasi, bukan Porseni, tapi substansi kompetisinya tetap sama,” ujarnya.
Ia juga meminta dewan hakim memilih peserta secara objektif berdasarkan kemampuan dan kualitas. Peserta terbaik dari Aceh Besar diharapkan mampu bersaing ketika mewakili daerah pada ajang tingkat provinsi.
“Kita ingin, setiap event, Aceh Besar menjadi juara,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua K2M MI Aceh Besar Nurhalina SPdI MPd mengatakan Porseni tahun ini mempertandingkan 13 bidang lomba.
Di antaranya, tilawah, tahfiz dua juz, pidato bahasa Indonesia putra dan putri, pidato bahasa Aceh, kaligrafi putra dan putri, azan, cerdas cermat, atletik atau lari 60 meter putra dan putri, bulu tangkis, bola kaki, tari kreasi, serta bercerita.
“Alhamdulillah, kegiatan ini terlaksana berkat kerjasama para pihak keluarga besar madrasah, tentunya atas dukungan Kakankemenag Aceh Besar,” kata Nurhalina.
Kata Kepala MIN 1 Aceh Besar itu, sejumlah cabang yang dipertandingkan juga berkaitan dengan persiapan ajang Apresiasi tingkat provinsi. Di antaranya tilawah, tahfiz, kaligrafi, dan cerdas cermat. Selain itu, terdapat cabang robotik dan coding yang akan diperlombakan pada tingkat provinsi.
“Yang akan mewakili ke tingkat provinsi nantinya adalah peserta yang meraih juara,” ujarnya.
Porseni MI ke 8 Aceh Besar diharapkan menjadi ruang bagi siswa untuk menunjukkan kemampuan sekaligus membangun pengalaman berkompetisi. Kegiatan ini juga menjadi bagian dari pembinaan prestasi siswa madrasah di bidang olahraga, seni, dan keterampilan.
Pembukaan Porseni turut dihadir Ketua DWP Kemenag Aceh Besar Hj Yasmaidar SE, Kasi Pendidikan Madrasah H Suryadi SAg MPd, para kepala madrasah, Kepala KUA Sukamakmur, unsur Polsek, Koramil serta undangan lainnya.(Herman/*)
