Amanah Sambut Delegasi Thaksin University Thailand, Rintis Kolaborasi Internasional Berbasis Inovasi dan Budaya Aceh

Kabarnanggroe.com, Aceh Besar — Yayasan Amanah kembali memperkuat jejaring kerja sama internasional dengan menerima kunjungan akademik delegasi Thaksin University, Thailand, yang dipimpin oleh Kepala Departemen Ekonomi, Dr. Thanawit Bunsit, yang didampingi Kepala Program Studi Akuntansi Universitas Syiah Kuala (USK), Dr. Riha Dedi Priantana, bersama sekitar 50 mahasiswa dan dosen. Kunjungan tersebut berlangsung pada , Sabtu (27/06/2026) pagi di Gedung Amanah, KIA Ladong Aceh Besar.

Kegiatan ini merupakan bagian dari program inbound yang diselenggarakan bersama Program Studi Akuntansi USK untuk memperkenalkan sistem pendidikan tinggi di Aceh sekaligus mempererat hubungan akademik dan pertukaran budaya antara Indonesia dan Thailand.

Kedatangan rombongan disambut hangat oleh Direktur Badan Pekerja Amanah, Dr. Safwan Nurdin, M.Si bersama Koordinator Produk Unggulan Kopi Amanah, Sandy Islamanda Sugihen, S.E. Suasana penuh keakraban mewarnai penyambutan, mencerminkan semangat persahabatan dan kolaborasi lintas negara dalam pengembangan pendidikan, inovasi, kewirausahaan, serta pemberdayaan masyarakat.

Dalam sesi pemaparan, Sandy Islamanda Sugihen memperkenalkan Yayasan Amanah sebagai pusat pengembangan inovasi sosial yang mengintegrasikan pendidikan, riset, teknologi, ekonomi kreatif, dan pemberdayaan masyarakat. Menurutnya, Amanah hadir bukan sekadar sebagai lembaga, melainkan sebagai ekosistem yang mendorong lahirnya generasi muda kreatif, inovatif, serta memiliki daya saing global melalui berbagai program berbasis inovasi dan kewirausahaan.

Para peserta kemudian diajak mengunjungi 13 unit kreatif yang menjadi laboratorium pembelajaran dan inovasi Yayasan Amanah, meliputi unit fashion, UMKM, Laboratorium Nilam, Laboratorium Kopi, studio podcast, studio fotografi, studio musik, pusat pengolahan sampah, Rumah Teknologi, Rumah Kemasan, greenhouse, bioflok, serta berbagai program pemberdayaan masyarakat yang dikembangkan secara berkelanjutan.

Kunjungan tersebut tidak hanya memberikan gambaran mengenai ekosistem inovasi yang dibangun Yayasan Amanah, tetapi juga menjadi sarana memperkenalkan kekayaan budaya Aceh kepada para peserta. Melalui diskusi dan interaksi langsung, delegasi memperoleh pemahaman mengenai nilai-nilai lokal yang menjadi fondasi pengembangan pendidikan, kewirausahaan, dan inovasi di Aceh.

Dalam sambutannya, Direktur Badan Pekerja Amanah, Dr. Safwan Nurdin, menyampaikan bahwa kunjungan akademik seperti ini memiliki makna strategis dalam membangun kemitraan internasional yang berorientasi pada dampak nyata bagi masyarakat.
“Kami berharap kunjungan ini tidak berhenti sebagai agenda seremonial, tetapi menjadi awal lahirnya berbagai program kolaborasi di bidang pendidikan, penelitian, inovasi, kewirausahaan, dan pengabdian kepada masyarakat. Kami percaya bahwa sinergi antara Yayasan Amanah, Universitas Syiah Kuala, dan Thaksin University akan menghasilkan berbagai program yang bermanfaat bagi masyarakat di kedua negara sekaligus memperkuat persahabatan Indonesia dan Thailand,” ujar Safwan.

Sementara itu, Kepala Departemen Ekonomi Thaksin University, Dr. Thanawit Bunsit, mengapresiasi berbagai inovasi yang dikembangkan Yayasan Amanah. Menurutnya, pendekatan yang mengintegrasikan pendidikan dengan kewirausahaan, teknologi, dan pemberdayaan masyarakat merupakan model yang relevan untuk menjawab tantangan pembangunan berkelanjutan sekaligus menjadi inspirasi bagi pengembangan kolaborasi akademik di tingkat internasional.

Sebagai penutup rangkaian kunjungan, rombongan delegasi Thaksin University disuguhi bubur kanji asyura, kuliner tradisional khas Aceh yang disiapkan oleh Unit UMKM Yayasan Amanah. Sajian yang sarat dengan nilai kebersamaan dan gotong royong masyarakat Aceh tersebut menjadi pengalaman budaya yang berkesan bagi para tamu dari Thailand. Melalui hidangan khas ini, Yayasan Amanah tidak hanya memperkenalkan kekayaan kuliner daerah, tetapi juga menunjukkan bahwa UMKM lokal dapat menjadi bagian dari diplomasi budaya dalam mempererat persahabatan dan membangun kolaborasi internasional.

Melalui kunjungan ini, Yayasan Amanah kembali menegaskan komitmennya sebagai pusat inovasi dan kolaborasi yang terbuka bagi berbagai institusi, baik di tingkat nasional maupun internasional. Dengan mengedepankan semangat kolaborasi global yang tetap berpijak pada kearifan lokal, Yayasan Amanah berharap dapat terus melahirkan inovasi yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekaligus memperkenalkan Aceh sebagai daerah yang kaya akan potensi, budaya, dan inovasi di tingkat dunia.(Herman/Heri Ulka)

Exit mobile version