AS Janji Bantu Venezuela yang Diguncang Gempa, Turunkan Departemen Perang

Para petugas penyelamat bekerja di lokasi bangunan yang rusak akibat gempa bumi, di Caracas, Venezuela, 24 Juni 2026. FOTO/REUTERS

Kabarnanggroe.com, Jakarta – Amerika Serikat (AS) berjanji akan memberikan bantuan usai dua gempa bumi yang menewaskan 164 orang di Venezuela.

Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio menyebut Departemen Perang akan diterjunkan untuk membantu Venezuela.

Dilansir AFP, Kamis (25/6/2026), gempa bumi terkuat di Venezuela sejak tahun 1900 menghancurkan beberapa bangunan di dekat ibu kota, tempat warga mencari kerabat yang hilang.

“Departemen Perang harus memainkan peran logistik, peran logistik yang besar di sini karena mereka memiliki kemampuan untuk mendarat di tempat-tempat yang sulit saat ini,” kata Rubio kepada wartawan selama kunjungannya ke Bahrain.

“Jadi kami memiliki respons seluruh pemerintah. Ini akan besar, akan cepat, dan akan efektif.”

Rubio mengatakan dia tidak memikirkan dampak pada upaya AS untuk menstabilkan Venezuela, setelah pasukan Amerika menangkap mantan Presiden Nicolas Maduro pada Januari lalu.

“Saat ini kami khawatir ada orang-orang yang terjebak di reruntuhan. Kami ingin membantu mereka keluar,” katanya.

“Beberapa dari orang-orang itu memiliki kerabat yang tinggal di Amerika Serikat, tetapi apa pun yang terjadi, Amerika Serikat selalu menanggapi krisis kemanusiaan, terutama di belahan bumi kita sendiri.”

Korban jiwa akibat gempa kembar di Venezuela telah bertambah menjadi 164 orang. Gempa terbesar di Venezuela dalam lebih dari seabad itu juga telah menghancurkan beberapa bangunan di dekat Caracas, ibu kota Venezuela.

Di tengah gelapnya malam, tim penyelamat dan warga setempat terus mencari para korban selamat dan mengevakuasi orang-orang dari bawah reruntuhan bangunan.

Prancis, Spanyol, dan Amerika Serikat telah menawarkan untuk segera mengirimkan tim penyelamat setelah gempa bermagnitudo 7,2 dan 7,5 mengguncang daerah di sebelah barat Caracas pada Rabu (24/6/2026).(Muh/*)

Exit mobile version