Kabarnanggroe.com, Blangkejeren — Pengembangan Bandara Blangkejeren, Kabupaten Gayo Lues, direncanakan mulai 2027 untuk memperkuat akses transportasi dan mendukung penanganan bencana di wilayah tengah Aceh.
Rencana tersebut dibahas dalam Monitoring dan Evaluasi (Monev) Rehabilitasi dan Rekonstruksi Infrastruktur Transportasi di Bandara Rembele, Bener Meriah, Rabu (21/10/2026).
Kegiatan dihadiri Anggota Komisi V DPR RI Ilham Pangestu, Sekjen Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan Dr. Robby Kurniawan, serta Asisten II Setdakab Gayo Lues, Mansuruddin.
Pembahasan mencakup progres penyusunan Detail Engineering Design (DED) pengembangan bandara. Tahapan awal yang direncanakan meliputi pembebasan lahan dan pemerataan lahan (cut and fill).
Mansuruddin menyampaikan, keterbatasan ruang fiskal daerah menjadi tantangan sehingga dukungan pemerintah pusat dan DPR RI diperlukan untuk merealisasikan pengembangan tersebut.
Kementerian Perhubungan akan mengupayakan agar pengembangan Bandara Blangkejeren dimulai pada 2027 sesuai rencana induk Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR).
Pengembangan ini diharapkan mempercepat distribusi bantuan dan penanganan masyarakat saat terjadi bencana.(Muh/*)
