Kabarnanggroe.com, Banda Aceh – Tim Penjaringan dan Penyaringan (TPP) Tuan Rumah Pekan Olahraga Aceh (PORA) XVI Tahun 2030 melakukan verifikasi administratif terhadap berkas usulan Pemerintah Kabupaten Aceh Utara, Rabu (21/10/2026).
Verifikasi tersebut dilakukan melalui rapat lengkap TPP KONI Aceh di Ruang Rapat Utama KONI Aceh, Kompleks Gelanggang Olahraga (GOR) Stadion Harapan Bangsa (SHB), Lhong Raya, Banda Aceh.
Rapat verifikasi dipimpin Ketua TPP KONI Aceh Muslim HS, didampingi Sekretaris TPP Suhaimi, serta diikuti seluruh jajaran TPP KONI Aceh.
Berdasarkan hasil penelusuran kelengkapan berkas, secara umum usulan dukungan administratif Aceh Utara dinyatakan lengkap. Namun, terdapat dua item yang harus dilengkapi kembali, yakni surat rekomendasi dukungan dari Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Aceh Utara.
“Dukungan ini penting karena menyangkut legalitas dukungan anggaran, terutama terkait Anggaran Pendapatan dan Belanja Kabupaten (APBK) serta faktor krusial lainnya. Karena itu dibutuhkan rekomendasi langsung dari DPRK,” kata Muslim.
Selain itu, sebagai bakal calon (balon) tuan rumah, Aceh Utara juga diminta membuat pernyataan khusus mengenai potensi venue yang dimiliki, termasuk perkiraan jumlah cabang olahraga (cabor) yang dapat dipertandingkan.
“Prakiraan itu perlu karena terkait langsung dengan langkah verifikasi faktual. Artinya, tanpa dasar asumsi potensi cabor tersebut, TPP KONI Aceh tentu tidak memiliki gambaran apa yang akan ditinjau dalam verifikasi faktual,” ujarnya.
Ia menjelaskan, daerah pengusul tuan rumah harus memiliki venue siap pakai minimal 30-40 persen. Hal tersebut mengingat penyiapan venue akan didanai Pemerintah Aceh dan didukung APBK setempat.
Rapat TPP menyepakati agar Aceh Utara segera melengkapi dua persyaratan tersebut, sehingga TPP dapat melakukan penilaian sesuai ketentuan baku berkas usulan.
Saat ini, baru Aceh Utara yang mengajukan berkas usulan balon tuan rumah PORA 2030. Beberapa daerah lain yang telah menyatakan kesiapan mengikuti kontestasi adalah Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya), Bener Meriah, dan Aceh Tengah.
Hingga kini belum ada kepastian jadwal pendaftaran bagi kabupaten/kota yang telah memberi sinyal ikut kontestasi calon tuan rumah PORA 2030. Sementara tahapan pendaftaran calon tuan rumah PORA 2030 akan berlangsung hingga 10 November 2026.(Sdm).
