Dari Sampah hingga Satwa, Gebyar Lingkungan ke-2 Siap Digelar di Aceh Tengah

Pelaksanaan Gebyar Lingkungan ke-1 pada tahun 2025 lalu.FOTO/LSM LIPGA

Kabarnanggroe.com, Takengon – Lembaga Ikatan Pemuda Gayo Antara (LIPGA) bersama Persatuan Pengurus OSIS/OSIM Aceh Tengah (PROSAT) akan menggelar Gebyar Lingkungan ke-2 tingkat pelajar, mahasiswa dan pemuda pada 27-30 Agustus 2026.

Kegiatan ini diisi berbagai agenda edukasi lingkungan, mulai dari lomba menggambar satwa dilindungi, lomba pungut dan pilih sampah, sosialisasi pengelolaan sampah hingga pemasangan poster kampanye peduli hutan dan lingkungan.

Direktur Eksekutif LiPGA Aceh, Sunardi Gustiawan, mengatakan kegiatan tersebut merupakan agenda rutin yang kini memasuki tahun kedua.

“Ini merupakan kegiatan rutin dan tahun ini memasuki pelaksanaan yang kedua. Kita ingin meningkatkan pengetahuan dan kepedulian pelajar serta masyarakat terhadap kebersihan, sampah, hutan dan lingkungan,” ujarnya, Sabtu (22/8/2026).

Menurutnya, kegiatan tersebut juga menjadi sarana mengenalkan satwa dilindungi kepada anak-anak sejak usia dini, sekaligus menyalurkan bakat dan kreativitas mereka.

“Kita juga ingin mengenalkan satwa yang dilindungi seperti gajah, harimau, badak dan orangutan, serta menumbuhkan semangat cinta terhadap makhluk hidup sejak usia dini,” kata pria yang akrab disapa Gusti ini.

Rangkaian kegiatan dimulai dengan lomba menggambar satwa dilindungi bagi siswa SD dan MI di Gedung Islamic Center Aceh Tengah, Kamis, 27 Agustus.

Kemudian, Jumat, 28 Agustus, digelar lomba pungut dan pilih sampah bagi siswa SD dan MI dari Kecamatan Bintang, Lut Tawar dan Kebayakan di Pante Menye, Kecamatan Bintang.

Selanjutnya, sosialisasi bertema “Sampah Sumber Ekonomiku” digelar Sabtu, 29 Agustus di Operation Room Setdakab Aceh Tengah dengan melibatkan pelajar SMP, MTs, SMA, SMK, MA, mahasiswa dan pemuda.

Rangkaian kegiatan ditutup dengan pemasangan 30 poster bertema ajakan peduli dan sadar hutan serta lingkungan di sejumlah kampung dan lokasi wisata sekitar Danau Lut Tawar, Minggu, 30 Agustus.

Gusti menegaskan seluruh rangkaian kegiatan tidak dipungut biaya. Ia berharap kegiatan tersebut dapat mendorong masyarakat, khususnya pelajar dan pemuda, untuk lebih peduli terhadap lingkungan.

“Kegiatan ini gratis. Kita berharap kegiatan ini dapat menumbuhkan budaya gotong royong di kampung dan sekolah, sekaligus mendukung program Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah, Aceh Tengah Bersih,” ujarnya.

Pengumuman pemenang dan pembagian hadiah dijadwalkan Selasa, 1 September 2026 di Masjid Agung Ruhama Takengon. Kegiatan turut mendapat dukungan pendanaan dari Yayasan Hutan, Alam dan Lingkungan Aceh.(Muh/*)

Exit mobile version