Nilai Pasar Lamine Yamal Meningkat Usai Piala Dunia 2026, Sejajar dengan Haaland

Berakhirnya Piala Dunia 2026 turut memengaruhi pergerakan nilai pasar sejumlah pemain yang tampil impresif sepanjang turnamen, menjelang aktivitas bursa transfer. FOTO/XinHua/Huang Zongzhi

Kabarnanggroe.com, Jakarta – Pesta sepak bola akbar Piala Dunia 2026 telah resmi berakhir, namun efek dominonya masih sangat terasa, khususnya di pergerakan nilai pemain pada bursa transfer.

Salah satu bintang muda yang mencuri perhatian adalah Lamine Yamal, yang mengalami lonjakan harga pasar secara signifikan.

Performa gemilangnya bersama Timnas Spanyol di turnamen tersebut membuat sang pemain kini bernilai sangat fantastis. Pembaruan terbaru dari situs Transfermarkt menunjukkan bahwa Lamine Yamal masih kokoh berada di puncak daftar pesepak bola dengan nilai pasar tertinggi di dunia.

Harga jual bintang muda Barcelona ini sebelumnya berada di kisaran 200 juta euro atau setara Rp 4,08 triliun.

Angka tersebut menyamai rekor yang juga dipegang oleh ujung tombak andalan Manchester City, Erling Haaland, setelah penyerang tersebut turut menerima lonjakan nilai sebesar 20 juta euro atau setara Rp 408,9 miliar.

Pencapaian Lamine Yamal yang kini sejajar dengan Haaland semakin mempertegas status mereka berdua sebagai pesepak bola paling berharga di dunia saat ini.

Lonjakan Nilai Pau Cubarsi Pemain lain yang juga merasakan dampak positif dari turnamen ini adalah bek tangguh Pau Cubarsi.

Pemuda berusia 19 tahun tersebut mengalami lonjakan nilai pasar sebesar 20 juta euro hingga menembus angka 100 juta euro (sekitar Rp 2 triliun), berkat penampilan solidnya yang membuahkan gelar Pemain Muda Terbaik di kompetisi itu.

Penilaian baru ini menempatkan valuasinya setara dengan William Saliba sebagai bek tengah dengan harga pasar tertinggi di dunia.

Dengan kenaikan tersebut, kubu Blaugrana kini memiliki empat pilar dengan nilai transfer minimal 100 juta euro, yakni Yamal, Pedri (150 juta euro atau setara 3 triliun), Pau Cubarsi, serta Fermin Lopez (100 juta euro).

Kenaikan Valuasi Ferran dan Gordnon

Kabar gembira turut menghampiri Ferran Torres, sang pencetak gol penentu yang mengamankan gelar juara dunia kedua bagi negaranya.

Harga pasar penyerang berusia 26 tahun tersebut merangkak naik 5 juta euro atau sekitar Rp 102,2 miliar menjadi 55 juta euro (setara Rp 1,1 triliun), yang merupakan titik tertinggi sepanjang karier profesionalnya.

2Di sisi lain, rekrutan anyar yang beroperasi di sektor sayap, Anthony Gordon, turut mencatatkan tren positif.

Usai merampungkan transfernya di musim panas dan tampil impresif bersama tim nasional Inggris, nilai jualnya melonjak dari 65 juta euro atau setara Rp 1,3 triliun menjadi 80 juta euro (sekitar Rp 1,6 triliun), kenaikan sebesar 15 juta euro atau setara Rp 306,6 miliar.(Muh/*)

Exit mobile version