Kabarnanggroe.com, Jakarta – Sensasi terbesar Piala Dunia 2026 kembali datang dari tim debutan, Tanjung Verde.
Negara kepulauan kecil di Afrika itu sukses menahan imbang Uruguay 2-2 dalam laga Grup H yang berlangsung di Miami Stadium, Senin (22/6/2026) dini hari WIB.
Hasil ini memperpanjang catatan impresif Tanjung Verde setelah sebelumnya menahan raksasa Eropa, Spanyol, tanpa gol. Kini, giliran Uruguay yang dibuat frustrasi oleh semangat juang dan permainan disiplin mereka.
Sorotan utama pertandingan jatuh kepada Kevin Pina. Gelandang berusia 28 tahun tersebut mencetak gol bersejarah pertama Tanjung Verde di ajang Piala Dunia melalui tendangan bebas spektakuler pada menit ke-21.
Dari jarak cukup jauh, Pina melepaskan tembakan keras yang meluncur deras melewati pagar hidup Uruguay dan tak mampu dihentikan kiper Fernando Muslera. Gol itu langsung viral di media sosial karena dianggap mengingatkan banyak orang pada tendangan bebas legendaris Roberto Carlos.
Meski tertinggal, Uruguay mampu bangkit menjelang turun minum. Maximiliano Araújo menyamakan kedudukan pada menit ke-44 setelah memanfaatkan umpan matang dari sektor kiri.
La Celeste bahkan berbalik unggul pada masa injury time babak pertama. Agustín Canobbio mencetak gol kedua Uruguay pada menit 45+6 sehingga tim asuhan Marcelo Bielsa menutup paruh pertama dengan keunggulan 2-1.
Namun Tanjung Verde menunjukkan mental luar biasa. Pelatih Bubista memasukkan Hélio Varela pada menit ke-59, dan keputusan itu langsung membuahkan hasil.
Hanya 136 detik setelah masuk lapangan, Varela berhasil mencuri bola dari kesalahan lini belakang Uruguay sebelum menaklukkan Muslera untuk mengubah skor menjadi 2-2 pada menit ke-61.
Gol tersebut membakar semangat para pemain Tanjung Verde. Mereka bertahan dengan disiplin hingga peluit panjang berbunyi dan memastikan satu poin berharga dari salah satu tim paling berpengalaman di dunia.
Kevin Pina kemudian dinobatkan sebagai Man of the Match berkat performa gemilangnya sepanjang pertandingan. Selain mencetak gol, ia juga menjadi motor permainan tim di lini tengah.
Hasil imbang ini membuat peluang Tanjung Verde melaju ke babak 16 besar semakin terbuka. Mereka kini mengoleksi dua poin dari dua pertandingan setelah sebelumnya bermain imbang 0-0 melawan Spanyol.
Sebaliknya, Uruguay justru berada dalam tekanan besar. Setelah hanya bermain imbang melawan Arab Saudi pada laga pertama, La Celeste baru mengumpulkan satu poin dari dua pertandingan dan wajib meraih hasil maksimal pada laga terakhir.
Di media sosial, penampilan Tanjung Verde mendapat banyak pujian. Banyak netizen menyebut tim berjuluk Blue Sharks itu sebagai kuda hitam yang mampu membuat negara-negara besar kesulitan. Tidak ketinggalan Kevin Pina pun mendapat sanjungan atas golnya.
“Kevin Pina baru saja membuktikan dirinya di panggung terbesar. Tendangan bebas itu SANGAT DAHSYAT,” kata @FcBonito07.
“Wow, tim Cape Verde 🇨🇻benar-benar melakukan hal-hal luar biasa di Piala Dunia ini sejauh ini, nol kekalahan, dua hasil imbang, dan itu sudah mengamankan 2 poin untuk mereka. Bagaimana mereka bisa mencetak dua gol melawan Uruguay 🇺🇾? Dan bahkan memenangkan penghargaan pemain terbaik melawan Uruguay? Itu sungguh ,” puji @officialtobiaz1.
“Tak ada kata-kata yang dapat menggambarkan penampilan gemilang kiper Cape Verde dan para pemain lainnya, serta tekad mereka untuk melampaui ekspektasi. Dari babak pertama hingga babak kedua, mereka sangat bertekad untuk terus berjuang tanpa kebobolan. Semua lini serang mereka di lapangan sangat luar biasa. Selamat untuk Cape Verde,” ujar @Lifeofgracechuk.
“Kevin Pina mencetak gol spektakuler dan dinobatkan sebagai Pemain Terbaik Pertandingan (MOTM) pada debutnya di Piala Dunia. Sungguh kisah yang luar biasa!,” kata @Luckyboii4.
“”Kevin Pina benar-benar pantas mendapatkan ini! Tanjung Verde membuktikan kepada seluruh dunia bahwa nama besar tidak menentukan kemenangan, semangat juanglah yang menentukan. Apakah mereka kejutan terbesar di Piala Dunia sejauh ini?” tanya @Krishna827705.(Muh/*)
