Kabarnanggroe.com, Banda Aceh – SMKN 5 Telkom Banda Aceh ikut memeriahkan Pekan Literasi Daerah di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Kota Banda Aceh selama dua hari, Rabu (21/5/2025) sampai Kamis (22/5/2025).
Dua perwakilan sekolah, Aldi dan Raka memamerkan mesin pompa air terhubung HP yang diciptakan oleh siswa SMKN 5 Telkom jujuran Rekayasa Perangkat Lunak (RPL) lulusan 2023.
Aldi menjelaskan mesin ini hanya satu-satunya yang terdapat di sekolah dan tidak diproduksi untuk umum, sehingga tidak bisa dipesan oleh masyarakat. Dikatakan, mesin pompa air bisa digunakan untuk kebun kecil yang dapat dikontrol melalui telepon selular (HP).
SMKN 5 Telkom juga memamerkan mesin press sablon yang biasanya digunakan untuk siswa jurusan Multimedia yang kini berganti menjadi jurusan Perfilman atau PF.
Sementara itu, sebanyak 450 peserta dari siswa-siswi, mahasiswa, pegiat dan tokoh literasi ramaikan Pekan Literasi Daerah yang dibuka langsung oleh Wakil Walikota Banda Aceh Afdhal Khalilullah bersamaan dengan penobatan Dessy Maulida sebagai Bunda Literasi Kota Banda Aceh, Rabu (21/5/2025) pagi.
Kegiatan yang berlangsung selama dua hari mengusung tema Merajut Kolaborasi Menuju Literasi Unggul, Kreatif, Terampil dan Berdaya Saing ini bertujuan untuk meningkatkan minat baca dan memberi ruang bagi pelajar daerah ini untuk mengekspos dan mengasah kemampuan serta gagasannya.
Pekan Literasi Daerah diisi dengan workshop menulis, public speaking, student talk, deep reading dan literasi digital. Kepala Dispersip Kota Banda Aceh Alimsyah SPd MS menjelaskan Pekan Literasi Daerah ini merupakan amanat undang-undang.
Dengan tujuan utama, mempromosikan dan meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya literasi dalam memajukan hidup dan kualitas masyarakat.
“Karena literasi melampaui sekadar membaca, ia mencakup pemahaman, analisis, hingga pembentukan karakter. Oleh karena itu, penguatan literasi harus bersemi sejak dini, dimulai dari lingkungan keluarga, diperkokoh di bangku sekolah,” ujarnya.(Muh)
