Kabarnanggroe.com, Kota Jantho – Bunda PAUD Kabupaten Aceh Besar, Hj Rita Mayasari, melakukan peninjauan pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di PAUD Islam Terpadu (IT) Mina, Gampong Cadek, serta SD Negeri Kajhu, Kecamatan Baitussalam, Kabupaten Aceh Besar, Kamis (16/7/2026).
Dalam kunjungan tersebut, Bunda PAUD Rita Mayasari menyaksikan secara langsung berbagai rangkaian kegiatan MPLS yang diikuti para murid baru. Kegiatan tersebut juga bertujuan membantu peserta didik mengenal lingkungan sekolah, guru, tenaga kependidikan, serta membangun rasa nyaman dan percaya diri selama mengikuti proses pembelajaran.
Pada kesempatan itu, Rita Mayasari mengatakan, MPLS merupakan momen penting bagi peserta didik, khususnya anak usia dini dan murid sekolah dasar, untuk beradaptasi dengan lingkungan baru. Karena itu, pelaksanaan MPLS harus berlangsung secara edukatif, menyenangkan, dan ramah anak.
“Pelaksanaan MPLS harus menjadi pengalaman yang menyenangkan bagi anak-anak. Ini adalah masa awal mereka mengenal dunia sekolah, sehingga perlu didampingi dengan pendekatan yang positif, penuh kasih sayang, dan tanpa tekanan,” ujarnya.
Menurutnya, keberhasilan proses adaptasi peserta didik baru tidak hanya menjadi tanggung jawab sekolah, tetapi juga membutuhkan dukungan dari orang tua dan lingkungan sekitar. Kolaborasi yang baik akan membantu anak-anak merasa aman dan nyaman selama mengikuti pendidikan.
“Peran orang tua sangat penting dalam mendukung proses adaptasi anak. Komunikasi yang baik antara sekolah dan keluarga akan memberikan dampak positif terhadap perkembangan karakter dan semangat belajar anak,” katanya.
Saat berada di PAUD IT Mina, Rita berinteraksi langsung dengan para peserta didik yang mengikuti berbagai aktivitas pengenalan lingkungan sekolah. Ia juga memberikan motivasi kepada para guru agar terus menciptakan suasana belajar yang menyenangkan dan sesuai dengan kebutuhan perkembangan anak usia dini.
“Anak-anak usia dini belajar melalui pengalaman yang menyenangkan. Oleh karena itu, guru harus mampu menghadirkan pembelajaran yang kreatif sehingga anak merasa senang datang ke sekolah setiap hari,” ucapnya.
Sementara itu, saat mengunjungi SDN Kajhu, Bunda PAUD Aceh Besar melihat pelaksanaan MPLS yang diisi dengan pengenalan tata tertib sekolah, pembiasaan karakter positif, serta berbagai kegiatan yang mendorong kedisiplinan dan kemandirian siswa.
Ia mengapresiasi pihak sekolah yang telah melaksanakan MPLS sesuai dengan prinsip ramah anak dan berorientasi pada penguatan karakter peserta didik.
“Saya melihat anak-anak sangat antusias mengikuti kegiatan. Ini menunjukkan bahwa sekolah telah berupaya menghadirkan suasana yang nyaman dan mendukung proses belajar mereka sejak hari pertama,” ungkap Rita.
Lebih lanjut, ia menegaskan, pendidikan anak merupakan investasi jangka panjang yang menentukan kualitas sumber daya manusia di masa depan. Karena itu, seluruh pihak diharapkan memberikan perhatian serius terhadap proses pendidikan sejak usia dini.
“Pendidikan pada usia dini dan jenjang dasar merupakan fondasi utama dalam membentuk karakter, kepribadian, dan kemampuan anak. Kita berharap anak-anak Aceh Besar tumbuh menjadi generasi yang cerdas, berakhlak mulia, dan memiliki semangat belajar yang tinggi,” tuturnya.(Wahyu)
