Mahasiswa STIKes PNAD Gelar Trauma Healing bagi Korban Kebakaran Jagong Jeget

Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa mengajak para pengungsi, utamanya anak-anak mengikuti berbagai aktivitas seperti permainan, hiburan, dan kegiatan edukatif. FOTO/BNPB

Kabarnanggroe.com, Takengon – Mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKes) Payung Negeri Aceh Darussalam (PNAD) menggelar trauma healing bagi korban kebakaran di posko pengungsian Jagong Jeget, Kabupaten Aceh Tengah.

Kegiatan ini menjadi bentuk kepedulian mahasiswa terhadap kondisi psikologis korban, khususnya anak-anak.

Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa mengajak para pengungsi, utamnya anak-anak mengikuti berbagai aktivitas seperti permainan, hiburan, dan kegiatan edukatif.

Aktivitas itu dilakukan untuk menciptakan suasana positif dan membantu mengurangi tekanan emosional setelah musibah.

Ketua Panitia, Rima Juwita, Kamis (13/8/2026) mengatakan mahasiswa ingin memberikan dukungan kepada korban tidak hanya melalui bantuan kebutuhan pokok, tetapi juga secara emosional.

“Kami berharap melalui kegiatan ini, anak-anak dan masyarakat di posko pengungsian dapat sedikit terhibur dan kembali bersemangat,” ujar Rima.

Dosen pembimbing kegiatan, Satria Budi, SKM., MKM., CPHP., mengapresiasi kepedulian mahasiswa.

Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi kesempatan bagi mahasiswa untuk menerapkan ilmu kesehatan sekaligus nilai-nilai kemanusiaan di tengah masyarakat yang sedang menghadapi musibah.

Trauma healing tersebut merupakan bagian dari aksi sosial STIKes PNAD untuk membantu korban kebakaran Jagong Jeget.

Sebelumnya, mahasiswa juga menghimpun bantuan dari mahasiswa, alumni, sivitas akademika, dan masyarakat melalui posko penerimaan bantuan di Klinik STIKes PNAD.(Muh/*)

Exit mobile version