Kabarnanggroe.com, Banda Aceh – Sebanyak 16 tim mini soccer dari berbagai daerah di Aceh siap memanaskan Lapangan Vamos Mini Soccer, Aceh Besar, pada turnamen AMFI Aceh Cup HUT Kemerdekaan 2026 yang bergulir 14-16 Agustus 2026.
Turnamen perdana yang digagas Asosiasi Mini Football Indonesia (AMFI) Aceh ini tak sekadar perebutan trofi. Berbalut tema _”Melalui Semangat Sportivitas, Kita Rajut Persatuan dan Kebersamaan dalam Bingkai Kemerdekaan”_, ajang ini menjadi selebrasi HUT ke-81 Republik Indonesia dengan total hadiah pembinaan Rp9 juta.
Ketua AMFI Aceh, Edi Darman, mengatakan AMFI Aceh Cup menjadi momentum untuk merajut silaturahmi antarpemain dan klub mini soccer se-Aceh dalam semangat kemerdekaan.
“Ini adalah turnamen perdana kami. Tujuan utamanya adalah mempererat silaturahmi dan kekeluargaan. Karena itu, kami tekankan kepada seluruh peserta untuk menjunjung tinggi sportivitas dan fair play selama di lapangan,” ujar Edi, Jumat (14/8/2026).
Edi menambahkan, turnamen ini menjadi pijakan awal. Ke depan, AMFI Aceh akan memperluas kompetisi dengan kategori yang lebih beragam, mulai dari kelompok usia hingga antar sekolah.
Sementara itu, Ketua Panitia, Khalid Al Makmum, menjelaskan format kompetisi. Sebanyak 16 tim akan dibagi ke dalam empat grup, masing-masing berisi empat tim. Setiap tim akan melakoni tiga laga di fase penyisihan grup.
“Juara grup dan runner-up dari tiap grup berhak melaju ke babak delapan besar. Sistem gugur mulai berlaku di fase knock-out,” kata Khalid.
Persaingan dipastikan sengit sejak awal. Di Grup A bercokol Gasspat FC, Samudera FC, Senioren FC, dan SMG FC. Grup B dihuni Laycar, Centang Biru, Rakan FC, dan Decko FC. Grup C mempertemukan Futshow FC, Bertoh FC, Sentra FC, dan RIM FC. Sedangkan Grup D menjadi grup neraka yang diisi Tuna FC, SOBA FC, Opanindo Solong, dan Ikohamis.
Untuk penghargaan, juara pertama akan membawa pulang trofi, medali, sertifikat, dan uang pembinaan Rp4 juta. Juara kedua Rp2,5 juta, juara ketiga Rp1,5 juta, dan juara keempat Rp1 juta, disertai trofi dan sertifikat sesuai kategori.
“Harapan kami, turnamen berjalan lancar, aman, dan terkendali. Lebih dari itu, ini menjadi momentum mempererat persaudaraan dan membangun energi positif melalui mini soccer di Aceh,” pungkas Khalid.(Sdm)
