Santri MTsS Tgk. Chiek Oemar Diyan Rayakan Tasyakuran Perpisahan

Kabarnanggroe.com, Aceh Besar — Santri kelas IX Madrasah Tsanawiyah Swasta (MTsS) Tgk. Chiek Oemar Diyan menggelar kegiatan tasyakuran sebagai bentuk rasa syukur atas selesainya masa pendidikan tingkat tsanawiyah, Selasa (12/5/2026), di kawasan Pantai Riting, Lhoknga, Aceh Besar.

Kegiatan yang dihadiri dewan guru, asatiz dan asatizah, serta pengurus pesantren tersebut berlangsung khidmat dan penuh suasana haru. Acara dimulai dengan pembukaan, pembacaan ayat suci Al-Qur’an, sambutan, persembahan santri kelas IX, doa bersama, hingga ramah tamah.

Kepala MTsS Ustadz M. Syafari dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada seluruh santri yang telah menyelesaikan pendidikan selama tiga tahun di pesantren. Ia berharap para santri terus menjaga akhlak dan semangat menuntut ilmu di jenjang berikutnya.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut pimpinan Pesantren Modern Tgk. Chiek Oemar Diyan, Ustadz H. M. Yamin Ma’shum, bersama dewan guru dan pengurus pesantren.

Suasana haru juga terasa saat wali kelas IX-D, Ustzh Nur Aini, menyampaikan pesan dan kesan kepada para santri. Ia mengenang perjalanan para siswa sejak pertama masuk pesantren hingga menuntaskan pendidikan mereka di tingkat MTsS.

“Perjalanan kalian tidak berhenti sampai di sini. Ini baru awal dari perjalanan yang lebih panjang. Teruslah menuntut ilmu, jaga akhlak, hormati orang tua dan guru, serta jangan pernah melupakan pesantren yang pernah menjadi tempat kalian belajar dan tumbuh,” ujarnya.

Ia juga berharap para santri kelak menjadi generasi yang mampu membanggakan agama, keluarga, dan bangsa. Menurutnya, kebersamaan selama tiga tahun terakhir menjadi kenangan berharga dalam perjalanan sebagai pendidik.

Adapun santri kelas IX MTsS dibimbing oleh sejumlah wali kelas, yakni kelas IX-A oleh Ustad Ilham Rizki Ghiffari, kelas IX-B oleh Ustzh Fitriani, kelas IX-C oleh Ustad Ajizdul Akbar, kelas IX-D oleh Ustzh Nur Aini, dan kelas IX-E oleh Ustad Ryan Maulana.

Kegiatan tasyakuran tersebut ditutup dengan ramah tamah dan kebersamaan seluruh peserta sebagai simbol perpisahan sekaligus doa bagi perjalanan pendidikan para santri ke depan. (Herman/*)

Exit mobile version