Pasien Meninggal Dunia, Pengamat Tuding Pemkab Abes Lalai Tingkatkan Layanan Kesehatan

Pengamat ilmu sosial dan ilmu politik, M. Nur, S.I.Kom., M.I.Kom,

Kabarnanggroe.com, Aceh Besar – Pengamat Komunikasi Publik UNIDA M Nur S.I.Kom M.I.Kom menuding Pemerintah Aceh Besar lalai dalam meningkatkan layanan publik, khususnya dalam pelayanan Kesehatan.

Tudingan itu disampaikan M Nur usai saat mengamati persoalan dugaan keterlambatan penanganan salah seorang anak, pasien di Puskesmas Mesjid Raya Kabupaten Aceh Besar yang akhirnya meninggal dunia. “inilah wajah suram pelayanan Kesehatan di daerah kita,” imbuh M Nur di Darul Imarah, Selasa (14 April 2026).

Tak dapat dipungkiri, ini persoalan kedua setelah di Indrapuri akhir 2024 lalu. “Pernah pada Desember 2024 lalu, RSUD Aceh Besar juga mengalami persoalan yag sama, hari ini terjadi lagi di Puskesmas Mesjid Raya,” katanya.

M Nur mengatakan kondisi seperti itu tidak menjadi pelajaran bagi pemerintah, namun secara terus menerus mencari alasan pembelaan diri, bukan berpihak pada korban dan perbaikan pelayanan dikemudian hari. “Saya yakin ini akan terulang, jika tidak ada upaya serius yang interventif untuk peningkatan layanan dari hati,” katanya.

Ia juga menambahkan, kasus yang menimpa rakyat kecil memang selalu menjadi kerikil yang kurang dihiraukan. ” Perlu diketahui oleh masyarakat bahwa pelayanan dasar itu adalah kewajiban yang harus diterima, jika tidak maka masyarakat berhak melawan secara kritis maupun anarkis, karena ini adalah hak yang mendasar,” tutupnya.

Exit mobile version